Cek Fakta: Hoaks Jokowi Larang Salat Jumat Berjamaah di Masjid, Simak Faktanya

- 5 April 2020, 19:42 WIB
Hoaks.*

PIKIRAN RAKYAT - Demi menekan penyebaran di Indonesia, pemerintah menetapkan sejumlah kebijakan, salah satunya physical distancing.

Setelah pemerintah menetapkan kebijakan itu. Belum lama ini di media sosial Facebook tersiar kabar yang menyebut Presiden Joko Widodo melarang umat Islam melaksanakan salat Jumat berjamaah di masjid. Kabar tersebut dipastikan sebagai hoaks.

Informasi tersebut pertama kali diunggah pemilik akun Nabila Putri pada 28 Maret 2020.

Baca Juga: Wu Lien Teh Penemu Masker N95 yang Kini Diburu Masyarakat Dunia

"Ini DAJJAL Indonesian. Cuman gara-gara virus corona kok sholat Jumat ditiadakan sih. Pemerintah macam apa kau ini pak Jokowi alias Dajjal. Kiamat akan datang bila tempat suci Allah tidak ada penghuni. Tidak ada yang beribadah di Masjid. Kok malah Pak Jokowi yang nyuruh orang tidak sholat Jumat. Dari jaman rasullah SAW tidak ada yang namanya sholat Jumat ditiadakan," kata pemilik akun Nabila Putri dalam unggahannya.

Selain itu, dalam unggahan itu disertakan foto hasil suntingan yang menunjukkan Jokowi dengan penambahan mata di bagian kening serta adanya sundingan gambar di bagian mulut.

Dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari situs Turn Back Hoax, setelah ditelusuri oleh tim pencari fakta Mafindo, klaim yang menyebut Jokowi melarang umat Islam salat Jumat berjamaah di masjid konten misleading atau menyesatkan.

Baca Juga: Update Corona di Indonesia dan Persebarannya Minggu 5 April 2020: 2.273 Orang Positif

Peniadaan salat Jumat berjamaah di masjid di kawasan yang memiliki potensi penularannya tinggi virus corona dilakukan berdasarkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 14 Tahun 2020.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X