Lanjutkan Kenaikan, Harga Minyak Dunia Masih Dibayangi Kekhawatiran Pandemi Virus Corona

- 30 Juni 2020, 08:54 WIB
llustrasi Pengeboran minyak lepas pantai.

PR BEKASI – Mengakhiri perdagangan hari terakhir di Bulan Juni, harga minyak dunia lanjutkan penguatannnya.

Dikutip oleh pikiranrakyat-bekasi.com dari Antara minyak mentah jenis Brent misalnya untuk pengiriman Agustus naik 69 sen atau 1,7 persen ke level 41,71 dollar AS per barel di London ICE Futures Exchange pada akhir perdagangan Senin, 29 Juni waktu setempat atau Selasa, 30 Juni 2020 WIB pagi.

Adapun harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus turut mengalami kenaikan 1,21 dollar AS atau 3,1 persen ke level 39,70 dollar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Baca Juga: Cek Fakta: Beredar Kabar Titiek Soeharto Ikut Kawal Aksi Tolak RUU HIP di Jakarta

Berdasarkan laporan yang dirilis dari Antara kenaikan harga minyak dunia yang terjadi pada saat ini ditopang bullish dari Asia dan Eropa.

Faktor lainnya yang turut menopang kenaikan harga minyak dunia saat ini yakni pemilihan sentimen ekonomi di zona Euro meningkat pada Juni dengan perbaikan pada seluruh sektor berdasarkan data yang dirilis dari Komisi Eropa pada Senin, 29 Juni 2020.

Kendati demikian, kenaikan harga minyak dunia saat ini masih dibayangi adanya kekhawatiran investor mengenai lonjakan tajam infeksi baru virus corona atau Covid-19 di seluruh dunia.

Baca Juga: Terbukti Terima Suap dan Gratifikasi, Imam Nahrawi Dihukum 7 Tahun Penjara dan Denda Rp400 Juta

Selain kekhawatiran lonjakan tajam kasus positif virus corona, harga minyak dunia saat ini masih dibayangi oleh data tingginya stok di AS yang berpotensi menurunkan kembali harga 'emas hitam' tersebut.

Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) sebelumnya telah sepakat untuk melanjutkan pemangkasan produksinya guna menjaga stabilitas harga minyak dunia.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X