Benny Wenda 'Berulah' Lapor PBB, Klaim Indonesia Lakukan Operasi Militer ke Papua Berkedok Krisis Covid-19

- 25 Februari 2021, 08:26 WIB
Tokoh Papua Barat Benny Wenda yang klaim merdekakan wilayahnya. /SBS /SBS

PR BEKASI – Presiden sementara Papua Barat yang tinggal di pengasingan di Inggris, Benny Wenda kembali "berulah".

Kali ini Benny Wenda meminta Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Komite Internasional Palang Merah untuk meninjau keadaan Papua.

Benny Wenda mengatakan, hal tersebut perlu dilakukan karena dia mengeklaim ratusan orang Papua telah melarikan diri dari tindakan kekerasan yang menurutnya dilakukan oleh militer Indonesia.

Menurut pria yang saat ini tinggal di Inggris tersebut, sedikitnya 600 orang telah berlindung di sebuah kompleks Katolik setelah tiga pria ditembak oleh militer Indonesia pekan lalu di sebuah pusat kesehatan.

Baca Juga: Soal Kerumunan di NTT, Ruhut Sitompul: Jokowi Ajak Warga yang Menyambutnya untuk Tetap Pakai Masker

Baca Juga: Tanggul Citarum di Bekasi Sedang Diperbaiki, Jokowi Janjikan Rampung dalam Dua Hari

Baca Juga: Komentari Tanggul Jebol di Bekasi, Tri Rismaharini: Kalau Tak Dikeruk Setiap Tahun Akan Seperti Ini 

Benny Wenda mengatakan salah satu dari tiga korban penembakan tersebut sudah mendapatkan perawatan.

“Mereka yang terlantar karena operasi ini tidak akan memiliki akses ke perawatan kesehatan. Mereka tidak bisa merawat tanaman mereka. Anak-anak tidak bisa pergi ke sekolah,” katanya, dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari Morning Star.

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: Morning Star


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X