Yahudi Israel Lecehkan Nabi Muhammad Saat Pawai Bendera, Warga Palestina Beri Kecaman

- 17 Juni 2021, 17:30 WIB
Umat Yahudi Israel dikabarkan telah melecehkan Nabi Muhammad saat mereka melakukN pawai bendera di Yerusalem yang diduduki, pada Rabu, 16 Juni 2021. Paelstina bereaksi.
Umat Yahudi Israel dikabarkan telah melecehkan Nabi Muhammad saat mereka melakukN pawai bendera di Yerusalem yang diduduki, pada Rabu, 16 Juni 2021. Paelstina bereaksi. /Flash90

PR BEKASI – Umat Yahudi Israel diketahui telah melecehkan Nabi Muhammad saat mereka melaksanakan pawai bendera di Yerusalem, daerah yang diduduki, Rabu, 16 Juni 2021.
 
Dalam aksi pawai tersebut, umat Yahudi dari kelompok ultranasionalis yang terdiri dari orang tua hingga anak-anak tersebut menyanyikan yel-yel berbau rasis yang melecehkan Nabi Muhammad, orang Arab, dan  warga Palestina.
 
Nabi Muhammad telah mati, matilah orang Arab, kalian akan kembali dan berakhir ke kamp pengungsian, agama kalian sampah,” kata mereka, dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari unggahan video di akun Twitter @m7mdkur, Kamis, 17 Juni 2021.

Baca Juga: Mahkamah Agung Israel Tunda Sidang Pengusiran Warga Palestina di Sheikh Jarrah Yerusalem Timur

Palestina sudah mati, tidak ada negara Palestina, yang ada adalah negara Israel,” tambah mereka.
 
Umat Yahudi Israel kemudian mengeklaim bahwa aksi kejahatan yang mereka lakukan terhadap warga Palestina mendapat dukungan dari negara Arab lainnya.
 
“Saudi Arabia berdiri bersama kami, Maroko berdiri bersama kami, Lebanon berdiri bersama kami,” katanya.
 
Tak hanya itu, mereka juga bersumpah akan terus menggusur pemukiman milik warga Palestina untuk dijadikan pemukiman ilegal. 

Baca Juga: Pemukim Yahudi Lakukan Pawai Bendera di Yerusalem, Hamas: Itu Bukti Israel Kalah oleh Palestina

“Kami akan bakar perkampungan Palestina sampai mereka terusir dan mati,” katanya para peserta pawai.
 
Aksi rasis yang dilakukan oleh Yahudi Israel tersebut membuat warga Palestina yang juga berada di lokasi pawai tersebut geram hingga mencoba menyerang mereka.
 
Warga Palestina yang mencoba menyerang pawai Yahudi tersebut kemudian diamankan pasukan pertahanan Israel (IDF).
 
Namun, mirisnya aksi rasis yang dilakukan oleh peserta pawai Yahudi tersebut seolah dibiarkan oleh IDF.

Baca Juga: Faksi Palestina Ingatkan Otoritasnya Agar Tidak Lanjutkan Pembicaraan Damai dengan Israel 

“Anda tidak bereaksi terhadap mereka (Yahudi Israel) saat menyerang saya? Ini tindakan rasis,” kata seorang pria Palestina kepada seorang anggota IDF yang menangkapnya saat akan menyerang pawai Yahudi.
 
Warga Palestina pun membalas aksi Yahudi Israel tersebut dengan yel-yel yang berbunyi bahwa Palestina tetap akan ada sampai kapan pun.
 
Palestina akan tetap eksis baik Anda menyukainya atau tidak,” kata seorang wanita Palestina paruh baya.
 
Sebelumnya, pada dini hari kemarin angkatan udara Israel melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza yang menargetkan benteng pertahanan milik kelompok pejuang Palestina Hamas.

Baca Juga: Israel Kembali Lancarkan Serangan, Wanita Palestina Tewas Ditembak di Tepi Barat

Serangan udara tersebut diperintahkan oleh Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett yang baru saja dilantik dua hari sebelumnya menggantikan Benjamin Netanyahu setelah menjabat selama belasan tahun.
 
Terpilihnya Naftali Bennett sebagai Perdana Menteri Israel yang baru membuat warga Palestina dan seluruh kelompok penegak HAM cemas.
 
Pasalnya, Naftali Bennett dikenal sebagai tokoh Israel yang sangat menentang keras kemerdekaan Palestina.
 
Dampak kepemimpinan Naftali Bennett terhadap Palestina pun diprediksi akan lebih kejam dibandingkan kepemimpinan Benjamin Netanyahu.***

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X