Kamis, 20 Februari 2020

Jumlah Korban Virus Corona Melonjak Naik Lantaran Perubahan Metode Deteksi, Tiongkok Pecat Para Pemimpin Partai Komunis di Sejumlah Wilayahnya

- 13 Februari 2020, 16:39 WIB
LONJAKAN angka pasien dan kematian di Provinsi Hubei menjadi tanda tanya besar para pakar atas koimitmen Tiongkok terhadap keterbukaan informasi wabah virus corona Wuhan COVID-19.* /AFP

PIKIRAN RAKYAT - Setelah pergantian metode penghitungan korban virus corona di Tiongkok, kini jumlah korban virus corona makin melonjak naik.

Virus yang kini bernama resmi COVID-19 tersebut sekarang telah memakan 1.368 korban jiwa dan menginfeksi 59.805 orang di Tiongkok.

Dikutip dari situs berita The Guardian oleh pikiranrakyat-bekasi.com akibat melonjaknya angka tersebut menyebabkan pemerintah Tiongkok memecat beberapa petinggi Partai Komunis Tiongkok yang berwenang di daerah-daerah yang terkena wabah virus corona.

Baca Juga: Jembatan Penghubung Pebayuran Bekasi dan Rengasdengklok Senilai Rp 45 miliar Diresmikan

Termasuk senior Partai Komunis yang dipecat adalah Jiang Chiaoliang dan Ma Guoqiang.

Jiang Chiaoliang yang merupakan kepala partai di Provinsi Hubei kini digantikan oleh Ying Yong, Wakil Kepala Partai Komunis Tiongkok dari Shanghai.

Sementara itu Kepala Partai Komunis Tiongkok di Kota Wuhan Ma Guoqiang digantikan oleh Wang Zhonglin dari Shandong.

Baca Juga: Erupsi Kembali Terjadi di Gunung Merapi Setelah Status Waspada Ditetapkan Sejak 21 Mei 2018

Zhang Xiaoming yang merupakan Kepala Urusan Hong Kong dan Macau juga dipecat pada Kamis, 13 Februari 2020 waktu setempat.

Dali Yang, profesor ilmu politik Tiongkok dari University of Chicago, menyatakan bahwa tindakan politis tersebut merupakan kebijakan Xi Jinping, Presiden Republik Rakyat Tiongkok.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: The Guardian

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X