Dikabarkan Membaik, Kini Wuhan Hadapi Babak Baru terkait Virus Corona

- 30 Maret 2020, 13:46 WIB
RAPID test di Jawa Barat telah dilaksanakan sepekan lalu.*

PIKIRAN RAKYAT - Sejak tanggal 18 hingga 22 Maret 2020, Kota Wuhan, Tiongkok tidak melaporkan adanya penambahan kasus baru virus corona atau Covid-19.

Pemerintah Tiongkok pun telah merencanakan untuk melepas label isolasi bagi Kota Wuhan setelah dua bulan lalu kota tersebut 'mati total' karena tidak ada mobiltas apa pun di sana.

Dikutip Pikiranrakyat-bekasi.com dari NPR, di tengah kabar baik yang sedang dialami oleh Wuhan, keanehan muncul lantaran sejumlah orang yang telah sembuh dari Covid-19 dinyatakan kembali positif terinfeksi virus corona.

Padahal, ahli virologi berpikir bahwa tidak mungkin pasien Covid-19 dapat terinfeksi ulang begitu cepat setelah baru saja sembuh.

Baca Juga: India Terapkan Lockdown Terkait Corona, Buruh Mudik Jalan Kaki Ratusan Kilometer 

Bedasarkan data dari beberapa fasilitas karantina di Kota Wuhan, ada sekitar 5 hingga 10 persen pasien di sana yang kembali terinfeksi virus corona setelah dinyatakan sembuh oleh otoritas kesehatan terkait.

Beberapa dari mereka yang kembali terinfeksi virus corona justru tidak menunjukkan gejala apapun.

Kasus ini nampaknya merupakan babak baru bagi Kota Wuhan, pertanda bahwa pandemi belum benar-benar usai.

Pasien yang telah terpapar virus corona sebanyak dua kali berturut-turut melakukan wawancara dengan NPR melalui sambungan telepon.

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: NPR


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X