Jadi Biang Keladi Kerusuhan di AS, Polisi Terduga Pembunuh George Floyd Digugat Cerai oleh Istrinya

- 1 Juni 2020, 21:32 WIB
KELLIE Chauvin dan Derek Chauvin di ambang perceraian usai kasus pembunuhan George Floyd terkuak.*

PIKIRAN RAKYAT – Mantan Perwira Polisi di Minneapolis bernama Derek Chauvin yang sebelumnya didakwa atas pembunuhan terhadap seorang petugas keamanan George Floyd kini harus menerima sanksi baru yang datang langsung dari keluarganya.

Dikutip Pikiranrakyat-bekasi.com dari LA Times, sang istri Kellie Chauvin dilaporkan mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya ke pengadilan setempat.

Melalui keterangan yang dirilis pengacaranya dan dipublikasikan oleh reporter dari WCCO TV Esme Murphy, Kellie Chauvin mengaku merasa sangat terpukul mendengar berita tentang George Floyd hingga akhirnya memutuskan untuk menceraikan suaminya.

Baca Juga: Jokowi Dikabarkan Hapus TAP MPRS tentang Larangan Ajaran Komunisme, Simak Faktanya 

Dalam pernyataan tersebut, Kellie Chauvin mengungkapkan rasa bela sungkawa yang sebesar-besarnya terutama kepada pihak keluarga, semua orang yang dicintainya serta seluruh masyarakat yang turut berduka atas kematian George Floyd pada 25 Mei 2020 lalu.

Setelah identitas beberapa orang polisi yang diduga kuat mengakibatkan kematian George Floyd, Kellie Chauvin meminta otoritas keamanan terkait melindungi privasinya sekaligus melayangkan gugatan cerai kepada Derek Chauvin.

“Meski Kellie Chauvin tidak memiliki seorang anak dari pernikahannya dengan Derek Chauvin, dia telah meminta anak-anak sambungnya, orang tuanya, dan anggota keluarga besarnya untuk mendapat perlindungan dari pihak keamanan terkait selama masa sulit ini,” tutur Esme Murphy.

Kellie Chauvin adalah seorang wanita berdarah Asia yang lahir di Laos. Namun Kellie Chauvin sudah lama menetap di Amerika Serikat hingga ia pernah mendapat penghargaan sebagai Mrs Minnesota pada tahun 2018 lalu.

Baca Juga: Zaskia Gotik dan Sirajuddin Mahmud Sabang Resmi Diakui Negara Sebagai Suami Istri, Resepsi Ditunda 

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: New York Post


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X