Mark Zuckerberg Bersikap Berbeda Soal Unggahan Donald Trump, Karyawan Facebook Lakukan Protes

- 3 Juni 2020, 22:35 WIB
KEPUTUSAN CEO Facebook Mark Zuckerberg ditentang oleh sebagian karyawannya.*

PR BEKASI - Facebook kerap kali melabeli unggahan dari penggunanya apabila dinilai menyalahi aturan perusahaan, termasuk apabila unggahan tersebut termasuk dalam provokasi maupun kekerasan.

Namun berbeda dengan unggahan yang disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang unggahannya dinilai mengandung unsur kekerasan atau provokasi. Facebook tidak melabeli unggahan tersebut.

Sekelompok karyawaan Facebook yang hampir semuanya bekerja dari rumah karena pandemi COVID-19 pun melakukan mogok kerja sejak Senin, 1 Juni 2020.

Baca Juga: Sebut Menag Tak Paham Aturan Bernegara, DPR Kecewa Karena Tak Dilibatkan dalam Pembatalan Haji 2020 

Tapi CEO Facebook Mark Zuckerberg mengatakan tetap pada keputusannya untuk tidak menentang unggahan Presiden AS Donald Trump, meskipun karyawan memprotes sikapnya, Reuters melaporkan pada Selasa 2 Juni 2020.

Mereka memprotes bahwa seharusnya perusahaan melakukan tindakan terhadap unggahan Trump yang berisi frasa, "ketika penjarahan dimulai, penembakan dimulai".

Menurut juru bicara perusahaan, Zuckerberg telah menjelaskan kepada karyawan dalam sebuah obrolan video bahwa Facebook telah melakukan tinjauan menyeluruh dan benar untuk membiarkan unggahan tersebut.

Zuckerberg juga mengakui keputusan itu telah mengecewakan banyak karyawan dan mengatakan bahwa Facebook sedang mencari opsi "non-biner" untuk membiarkan atau menghapus unggahan seperti itu.

Baca Juga: Kemenperin Pastikan Industri Makanan dan Minuman Siap Jalani Tatanan New Normal 

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X