Divonis Hidup Hanya Satu Persen, Pria Ini Harus Rela Jari Kedua Tangannya Diamputasi karena Covid-19

- 8 Agustus 2020, 21:04 WIB
Gregg Garfield seorang pria asal California, AS, yang harus menerima jari kedua tangannya diamputasi akibat komplikasi COVID-19. /KTLA

PR BEKASI - Seorang pria asal California, Amerika Serikat (AS) dilaporkan harus kehilangan hampir semua jari di kedua tangannya akibat komplikasi penyakit COVID-19.

Setelah hampir kehilangan semua jari-jari tangannya, pria yang diketahui bernama Gregg Garfield (54) ini meminta agar semua orang menganggap serius terhadap penyakit COVID-19.

Dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari Health, Sabtu 8 Agustus 2020, Gregg Garfield menjadi salah satu pasien COVID-19 pertama di California yang tertular virus tersebut pada Februari 2020.

Baca Juga: Dituding Jadi Dalang Ledakan Besar di Lebanon, Pemimpin Hizbullah Angkat Bicara 

Dilaporkan, Gregg Garfield tertular pandemi yang awal ditemukan di Wuhan, Tiongkok, itu selama dirinya melakukan perjalanan ski bersama kawan-kawannya ke Pegunungan Alpen, Italia.

Sebanyak 13 orang dalam rombongan ke Italia itu dinyatakan positif COVID-19. Usai dinyatakan positif, Gregg Garfield menjadi satu-satunya orang yang mengalami kasus terburuk.

Bahkan petugas medis memberitahu Gregg Garfield bahwa peluang dirinya untuk hidup hanya tinggal satu persen.

"Secara medis, saya seharusnya tidak berada di sini, karena saya mengalami MRSA yang di antaranya sepsis, gagal ginjal, gagal hati, emboli paru hingga paru-paru pecah," ucap Gregg Garfield.

Baca Juga: Bantuan Pekerja Dinilai Tak Jelas dan Dadakan, DPR: Hanya untuk Tutupi Ketidakmampuan Pemerintah 

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: Health


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X