Tuntaskan Banjir Dalam 4 Tahun ke Depan di Jabodetabekpunjur, Anggaran 35 triliun Siap Diluncurkan

- 4 Juni 2020, 07:00 WIB
PENGENDARA menerjang banjir yang merendam Jalan Imam Bonjol Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi, Senin (18/5/2020). Pemerintah memproyeksikan penanganan banjir di wilayah Jabodetabekpunjur berlangsung hingga 2024.*

PR BEKASIJakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur menjadi wilayah yang rentan terkena bencana banjir terutama saat memasuki masa curah hujan yang cukup tinggi.

Maka dari itu tujuh wilayah tersebut berkoordinasi dalam mencapai kesepakatan untuk menyiapkan upaya-upaya pencegahan datangnya bencana banjir di kawasan metropolitan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjelaskan ia baru saja menandatangani naskah kesepakatan bersama penanggulangan banjir dan longsor di kawasan Jabodetabekpunjur untuk periode 2020-2024 mendatang.

Baca Juga: Pendidikan Jadi Sektor Terakhir, Simak 5 Tahap New Normal di Zona Biru Jawa Barat

Agenda penandatanganan dokumen secara virtual itu juga melibatkan Menteri Dalam Negeri, Menteri PUPR, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Menteri LHK dan Kehutanan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Banten, Bupati Bogor, Bupati Tangerang, Bupati Bekasi, Bupati Cianjur, Wali Kota Bogor, Wali Kota Depok, Wali Kota Tangerang Selatan, Wali Kota Tangerang, dan Wali Kota Bekasi.

Perjanjian kerja sama tersebut merupakan komitmen bersama yang akan berlangsung selama empat tahun ke depan.

Dana yang dianggarkan untuk menanggulangi bencana banjir dan longsor di Jabodetabekpunjur sebesar Rp 35 triliun. Dana tersebut bersumber dari APBN kementerian, APBD provinsi, serta APBD kabupaten dan kota masing-masing.

Baca Juga: Sambut Penerapan New Normal, Pertamina Terbitkan Aturan Baru di SPBU

Namun Ridwan Kamil mengungkapkan jumlah dana yang akan dikeluarkan oleh Jawa Barat masih dalam perhitungan. Ia menegaskakan alokasi anggaran dana untuk penanggulangan banjir dan longsor tersebut akan dilakukan secara transparan.

“Anggaran dari Pemda Provinsi Jabar akan dirumuskan kira-kira presentasenya berapa dari Rp 35 triliun itu. Semoga dengan informasi yang transparan warga bisa paham bahwa proses menyelesaikan banjir itu butuh empat tahun sampai tahun 2024. Jadi kalau ada banjir di tahun-tahun depan mohon bersabar, proyek raksasa Rp 35 triliun ini butuh waktu yang tidak sebentar,” tuturnya sebagaimana dikutip Pikiranrakyat-bekasi.com dari Humas Jabar.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Humas Jawa Barat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X