Khawatir Banjir Semakin Parah, Emak-emak di Cikarang Bekasi Demo Tolak Pembangunan Jembatan Penghubung

- 14 Oktober 2021, 17:06 WIB
Puluhan warga perumahan berunjuk rasa menolak pembangunan jembatan.
Puluhan warga perumahan berunjuk rasa menolak pembangunan jembatan. /Humas polsek Cikarang

PR BEKASI - Puluhan warga berunjuk rasa di proyek pembangunan jembatan yang menghubungkan Perumahan Puri Nirwana Residence (PNR) Kecamatan Karangbahagia dan Perumahan Grand Cikarang City (GCC) Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Kamis, 14 Oktober 2021.

Aksi unjuk rasa tersebut didominasi para emak-emak dari kedua perumahan tersebut.

Warga tak setuju dengan adanya pembangunan jembatan yang dikabarkan akan memakan biaya Rp1,3 miliar di atas Kali Cilemahabang yang selama ini sering banjir dan tidak disertai pembangunan akses jalan utama.

Baca Juga: Rumah Ratu Elizabeth II, Istana Buckingham Terancam Banjir Jika Perubahan Iklim Tidak Segera Ditangani

Aksi unjuk rasa tersebut didasari dengan alasan bahwa tak ada akses jalan menuju ke jembatan tersebut di dua perumahan itu.

Bahkan warga justru khawatir dengan dibangunnya jembatan baru akan menyebabkan banjir dan rawan terjadinya pencurian sepeda motor.

"Justru kami khawatir akan tambah banjir dan menjadi keluar masuk curanmor," kata salah seorang warga di lokasi.

Baca Juga: Baim Wong Banjir Kritikan usai Marahi Kakek Suhud, Paula Verhoeven: Orang Berhak Menghakimi, Tapi…

Warga kecewa pada pengelola pembangunan proyek jembatan. Pasalnya selama ini tak ada pemberitahuan atau sosialisasi dari pihak terkait soal pembangunan jembatan tersebut.

Halaman:

Editor: Puji Fauziah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X