Kamis, 20 Februari 2020

Warga Dibuat Panik hingga Diminta Gunakan Masker Usai Adanya Kabar Pasien Suspect Virus Corona di RSUD Kabupaten Bekasi

- 15 Februari 2020, 12:41 WIB
HOAKS kembali resahkan warga Kabupaten Bekasi dengan imbauan wajib menggunakan masker karena terdapat 1 pasien suspect COVID-19 di RSUD Kabupaten Bekasi.*

PIKIRAN RAKYAT - Virus corona yang kini bernama COVID-19 telah menjadi wabah penyakit yang membuat khawatir masyarakat dunia.

Di tengah kepanikan masyarakat dunia menghadapi situsasi yang mengancam kesehatan ini, terdapat banyak berita hoaks yang beredar di media sosial mengenai perkembangan dan penyebaran virus corona.

Kabar hoaks tersebut di antaranya, virus corona yang bisa disembuhkan dengan memakan bawang putih, warga yang dinyatakan sembuh dari virus corona setelah mengonsumsi ganja di Thailand, video Presiden Xi Jinping yang meminta doa dari umat islam, hingga Pemerintah Tiongkok yagg meminta persetujuan untuk membunuh 20.000 pasien terjangkit virus corona di negaranya.

Hingga Jumat, 14 Februari 2020 malam, dampak dari virus corona telah menyebabkan kematian sebanyak 1.523 korban bertambah 143 jiwa. 

Baca Juga: Didominasi Pemain Muda pada Latihan Perdana Timnas Senior Indonesia, Shin Tae Yong: Mereka Miliki Potensi Bagus 

Dikutip oleh Pikiranrakyat-bekasi.com dari akun Instagram Humas Kabupaten Bekasi, menyebut kini kembali beredar berita hoaks yang berupa pesan berantai yang membuat masyarakat Kabupaten Bekasi resah.

Humas Kabupaten Bekasi mengunggah sebuah pesan pada 14 Februari sekitar pukul 22.00 WIB yang menyebut terdapat 1 orang pasien suspect virus corona yang kini tengah menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Bekasi.

“Diberitahukan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi bahwa mulai hari ini diharapkan agar memakai masker guna untuk menghindari tertularnya penyakit terutama corona karena di RSUD Kabupaten Bekasi sudah ada 1 pasien yang diduga terkena corona,” tutur isi pesan berantai yang dibagikan melalui aplikasi WhatsApp terseut.

Dalam pesan tersebut dicantumkan juga nama Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi yang dianggap sebagai sumber imbauan tersebut.

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X