Minta TNI Aktifkan Lahan Tidur di Indonesia, Maruf Amin: Kita Punya Banyak

- 2 November 2023, 07:36 WIB
Wakil Presiden RI Maruf Amin meminta TNI aktifkan lahan tidur di Indonesia untuk ketahanan pangan.
Wakil Presiden RI Maruf Amin meminta TNI aktifkan lahan tidur di Indonesia untuk ketahanan pangan. /Patriot Bekasi/

PATRIOT BEKASI - Wakil Presiden RI Maruf Amin menghadiri acara pembukaan Gerakan Nasional Ketahanan Pangan 2023 yang diinisiasi Panglima TNI dan digelar di Taman Pancasila, Wanajaya, Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Dalam kesempatan tersebut, Maruf Amin menyampaikan pada TNI agar lahan tidur yang ada di Indonesia diaktifkan untuk kelangsungan program ketahanan pangan.

“Kebetulan di bawah TNI banyak lahan yang masih tidur, karena itu kita lakukan harmonisasi dan ini bagian dari tugas TNI dalam rangka operasi militer selain perang (OMSP), mau dioptimalkan dalam penanggulangan ketahanan pangan,” ujarnya di lokasi pada Rabu, 1 November 2023.

Baca Juga: 6 Daftar Anggota Generasi S62 di Tokyo Revengers

Wapres menyatakan, saat ini permasalah ketahan pangan menjadi persoalan di dunia. Oleh katena itu, Dia berharap persoalan itu jangan sampai terjadi, apalagi Indonesia punya banyak lahan.

“Apalagi kita punya banyak lahan. Mau dioptimalkan lahan, terutama lahan yang tidur untuk dijadikan lahan produktif. Saya melihat, sudah seluruh komando daerah militer (kodam) melakukan gerakan, insya Allah enggak ada tanah di bawah TNI yang tidur,” ujarnya.

Terpisah, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memerintahkan seluruh satuan jajaran dan anggotanya untuk memanfaatkan lahan tidur guna kebutuhan pangan baik dari Sabang sampai Merauke.

"Ini untuk mendongkrak wilayah-wilayah yang masih ada lahan tidur, untuk menanam semuanya, dan ini juga dampak el nino ini, bersama masyarakat menanam sesuai kearifan lokal (di lokasi masing-masing),” kata Yudo.

Gerakan Nasional Ketahanan Pangan 2023 dibuka oleh Wapres Ma’ruf Amin, Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman, dan Panglima Yudo di Taman Pancasila, Cibitung, pada hari ini. Gerakan itu dilakukan di 385 titik di wilayah Indonesia yang digarap kelompok tani TNI.

Halaman:

Editor: M Hafni Ali


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah