Mengapa Meikarta Cikarang Jadi Kota Mati? Ini Faktor-faktor yang Menyebabkan Megaproyek Lippo Group Gagal

- 20 Mei 2024, 19:59 WIB
Kerap disebut Kota Mati di Cikarang, berikut ini faktor-faktor yang menyebabkan Megaproyek Meikarta gagal./Youtube/DariSuara./
Kerap disebut Kota Mati di Cikarang, berikut ini faktor-faktor yang menyebabkan Megaproyek Meikarta gagal./Youtube/DariSuara./ /

PATRIOT BEKASI - Industri properti semkain menarik di mata masyarakat karena selain dijadikan tempat tinggal juga bisa digunakan hal lain seperti studio, kantor atau aset investasi.

Namun ditengah banyaknya minat properti di Indonesia, tak sedikit mendengar kabar tidak mengenakan tentang gagalnya suatu proyek properti dalam menjalankan tujuannya. Meikarta jadi salah satu kegagalan industri properti yang jadi pusat perhatian saat ini.

Berlokasi di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, megaproyek Meikarta dibesut oleh PT Lippo dengan nilai investasi mencapai Rp278 triliun rupiah.

Pantauan Tim Patriot Bekasi, beberapa bangunan di Meikarta tak kunjung jadi hingga tahun 2024 ini bak Kota Mati sejak diperkenalkan ke publik pada 4 Mei 2017 silam.

Lantas apa yang membuat Meikarata dengan nilai investasi ratusan triliun itu bisa gagal? Berikut beberapa faktor-faktor yang memicu gagalnya megaproyek Meikarata dikutip dari laman Youtube dari Suara.

Perizinan

Pada awalnya Meikarta menyebut proyek ini mendapatkan izin 350 hektar termasuk untuk proyek Orange County, kemudian izinya diperluas sampai 500 hektar.

Namun perizinan dalam proyek ini ada persoalan lain, Deddy Mizwar selaku Gubernur Jawa Barat pada saat itu sempat meminta Lippo Group ini mengentikan proyek tersebut karena belum mendapatkan rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Jabar.

Baca Juga: Mayat Diduga Hamil Ditemukan di Selokan di Bekasi

Halaman:

Editor: Ahmad Zaki Kusnaedi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah