22 Orang di Bekasi Meninggal Akibat DBD, Dinas Kesehatan Ajak Warga Berperan Aktif Cegah Demam Berdarah

- 28 Mei 2024, 20:24 WIB
Ilustrasi demam berdarah atau DBD di Bekasi.
Ilustrasi demam berdarah atau DBD di Bekasi. /FREEPIK/jcomp

PATRIOT BEKASI - Kasus demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi wabah yang patut diwaspadai di Kota Bekasi pada 2024 ini. Pasalnya, tercatat sudah 22 orang dinyatakan meninggal dunia akibat DBD sejak Januari. Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Bekasi per 24 Mei 2024 mencatatkan jumlah keseluruhan kasus.

Tercatat sudah ada 2.209 kasus DBD yang menjangkiti warga Kota Bekasi. Lokasinya sendiri menyebar di hampir 12 kecamatan di Kota Bekasi.

Meski begitu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati, menyatakan bahwa terjadi penurunan kasus antara bulan Mei dan April.

"Kasus DBD sampai bulan Mei ini sudah 2.209 kasus dengan total yang meninggal 22 orang. Tapi jika dibandingkan di bulan April, pada Mei ini mulai mengalami penurunan," ujar dia.

Lebih lanjut, meski ada penurunan kasus DBD warga tetap diminta untuk kerap berperan aktif dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut.

Baca Juga: Samsung Galaxy F55 Akhirnya Dirilis, Ini Spesifikasi Ponselnya, Layar Super Amoled Didukung Baterai Besar

Salah satu caranya dengan secara aktif melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dapat dilakukan di rumah masing-masing.

Tanti menegaskan bahwa pemberantasan DBD ini membutuhkan kerja sama dari semua pihak, tidak hanya Pemkot atau Dinas Kesehatan Bekasi saja.

Selain itu, dia menjelaskan, Dinas Kesehatan sejauh ini telah memenuhi tugas dan wewenangnya dalam memberantas wabah ini.

Halaman:

Editor: M Hafni Ali


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah