Sembako Dipajaki Tapi Mobil Mewah Malah Dapat Diskon Pajak, Luqman Hakim: Sri Mulyani Males Mikir?

- 14 Juni 2021, 19:44 WIB
Politisi PKB, Luqman Hakim dengan tegas menolak rencana pemerintah yang akan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap komoditas sembako dan sektor pendidikan.
Politisi PKB, Luqman Hakim dengan tegas menolak rencana pemerintah yang akan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap komoditas sembako dan sektor pendidikan. /NU Online

PR BEKASI - Politisi PKB, Luqman Hakim turut menyoroti kebijakan pemerintah yang memperpanjang diskon 100 persen terhadap Pajak Pembelian atas Barang Mewah (PPnBM).

Diskon Pajak Pembelian atas Barang Mewah (PPnBM) mencakup kendaraan bermotor termasuk mobil, dan perpanjangan hingga Agustus 2021.

Diketahui, diskon Pajak tersebut seharusnya berakhir pada Mei lalu, namun pemerintah memperpanjangnya, mengingat adanya respons dan efek positif sejak diterapkan Maret 2021 lalu.

Baca Juga: Pajak PPN Bakal Sasar Sembako Premium, Kemnkeu Beberkan Rinciannya

Di antaranya, pemerintah mengklaim bahwa penjualan mobil baru 4x2 di bawah 1.500 cc pada Maret 2021 mengalami kenaikan hinga 28,85 persen.

Bahkan, pada penjualan April 2021 mengalami lonjakan hingga 227 persen dibandingkan dengan April 2020.

Melihat kebijakan itu, Luqman Hakim heran dengan sikap Sri Mulyani yang malah memberi diskon tersebut sedangkan pembelian komoditas sembako dan jasa pendidikan akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Baca Juga: Sembako Bakal Kena Pajak, Krisdayanti: Mungkin Pemerintah Ingin Tambah Pemasukan

Kok kayaknya Menkeu RI males mikir gitu ya? Beruntunglah nasib orang yang mampu beli mobil dan celakalah wong cilik yang hanya mampu beli sembako,” ucap Luqman Hakim, dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari akun Twitter pribadinya @LuqmanBeeNKRI, Senin, 14 Juni 2021.

Halaman:

Editor: Elfrida Chania S

Sumber: Twitter @LuqmanBeeNKRI


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X