Babeh Aldo Akui Mulai Percaya dr. Lois Owien: Saya Pakai Masker karena Takut, Denda Lebih Seram dari Covid-19

- 20 Juli 2021, 18:45 WIB
Babeh Aldo akui mulai percaya dr. Lois Owien, dan dirinya pakai masker karena takut aturan, karena denda lebih seram dari efek Covid-19.
Babeh Aldo akui mulai percaya dr. Lois Owien, dan dirinya pakai masker karena takut aturan, karena denda lebih seram dari efek Covid-19. /Tangkapan layar YouTube.com/tvOneNews

PR BEKASI - YouTuber Babeh Aldo menceritakan awal mula dirinya bisa melakukan podcast bersama dr. Lois Owien dalam membahas Covid-19.

Babeh Aldo menilai bahwa pandangan dr. Lois Owien cukup masuk akal dan berpotensi meredam kegaduhan yang terjadi akibat adanya pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Babeh Aldo saat menjadi narasumber di acara "Fakta" bertajuk "Jadi Tersangka, Pernyataan dr. Lois Hoaks?", yang tayang pada Senin, 19 Juli 2021.

"Melihat dari perspektif saya, pandangan dr. Lois Owien bisa membuat kegaduhan ini berhenti. Ini kan cuma tergantung cara pandang aja. Saya termasuk orang yang percaya adanya virus," kata Babeh Aldo, yang dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari tayangan kanal YouTube tvOneNews, Selasa, 20 Juli 2021.

Baca Juga: Sebut dr. Lois Owien Tak Bisa Dikriminalkan, Refly Harun: Yang Salah Itu Tindakan Penegak Hukum

Terkait pernyataan dr. Lois Owien yang tak percaya adanya Covid-19, Babeh Aldo mengatakan bahwa selama ini yang menentukan positif Covid-19 hanya sebuah alat.

"Pertanyaan itu kan sudah dijawab sama dr. Lois, yang menentukan itu Covid-19 siapa? Cuma alat dan alat itu pun kita sebagai masyarakat sampai hari ini disuguhi ternyata ada yang dicovidkan," kata Babeh Aldo.

"Bahkan ada jenazah yang sudah dikubur ternyata gak Covid. Jadi informasi-informasi ini kan mengganggu pernyataan itu tadi," sambungnya.

Baca Juga: Bantah Tuduhan dr. Lois Owien ODGJ karena Tak Percaya Covid-19, Suami: Enggak, Itu Berita Hoaks!

Halaman:

Editor: Rika Fitrisa

Sumber: YouTube tvOneNews


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X