Kamis, 20 Februari 2020

Erupsi Gunung Merapi, BPPTKG Ajak Warga Tetap Tenang

- 13 Februari 2020, 19:01 WIB
GUNUNG Merapi dilihat dari kawasan Deles Indah, Sidorejo, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. Curah hujan tinggi membuat warga kaki gunung terancam lahar dingin.*

PIKIRAN RAKYAT - Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada Kamis, 13 Februari 2020, menyebabkan berbagai pihak untuk waspada.

Salah satu pemantau utama Gunung Merapi, Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), memiliki beberapa rekomendasi untuk warga sekitar serta para pengunjung yang hendak mengunjungi Gunung Merapi.

Dikutip dari situs berita PMJ News oleh Pikiranrakyat-bekasi.com BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada dan mengajak warga agar tetap tenang serta beraktivitas seperti biasa.

Baca Juga: Tak Ada Kasus Virus Corona Positif di Indonesia, Begini Alur Pemeriksaan Laboratorium Balitbangkes

BPPTKG juga tidak merekomendasikan kegiatan pendakian di Gunung Merapi kecuali untuk melakukan penelitian terkait penanganan bencana.

Selain itu, BPPTKG mengimbau agar warga tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Merapi.

Untuk masyarakat yang beraktivitas di bantaran sungai yang berhulu di Merapi, BPPTKG mengimbau agar mengantisipasi bahaya lahar dari Merapi.

Baca Juga: Jumlah Korban Virus Corona Melonjak Naik Lantaran Perubahan Metode Deteksi, Tiongkok Pecat Para Pemimpin Partai Komunis di Sejumlah Wilayahnya

Melalui akun Twitternya, BPPTKG mengumumkan pers rilis yang menyebutkan tentang rincian kondisi Gunung Merapi saat ini.

“Letusan eksplosif kembali terjadi pada tanggal 13 Februari 2020 pukul 5.16 WIB, tercatat di seismograf dengan amplitudo 75 mm dan durasi 150 detik.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: PMJ News

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X