LBM Eijkman: Pembuatan Vaksin Harus Disesuaikan dengan Karakteristik Virus yang Ada di Indonesia

- 24 Mei 2020, 20:00 WIB
ILUSTRASI vaksin corona COVID-19

PIKIRAN RAKYAT - Dalam pembuatan vaksin untuk virus dibutuhkan waktu tidak sebentar. Hal itu pun dirasakan oleh Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman.

Kepala LBM Eijkman Prof Amin Soebandrio, mengatakan bahwa pihaknya telah menargetkan mampu membuat bibit vaksin terkait Virus Corona atau COVID-19 di Indonesia selama 12 bulan.

"Dalam keadaan normal, membuat vaksin itu bisa menghabiskan waktu 5 hingga 10 tahun lebih," kata dia seperti dikutip Pikiranrakyat-bekasi.com dari RRI.

Baca Juga: Bermain Game di Usia 90 Tahun, Lansia Ini Pecahkan Guiness World Record

Dalam membentuk suatu vaksin untuk penanganan COVID-19. dia menuturkan, bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pengumpulan hasil Whole Genome Sequence (WGS), yang mana nantinya untuk melakukan pengujian terlebih dahulu ke sekuens sebagai pengujian dasar terhadap vaksin tersebut.

Hal itu disebabkan bahwa tujuan pengetesan vaksin tersebut ditujukan untuk mencari kesesuaian perkembangan pandemi Virus Corona di Indonesia.

"Sekarang kita sedang mengumpulkan lebih banyak lagi wholegen uji sekuensnya, untuk dipakai sebagai dasar pembuatan vaksin," ujarnya.

Baca Juga: Tidak Hanya Masalah Covid-19 yang Kian Masif, Brasil Kini Dihadapkan Masalah Baru

Maka dari itu menurutnya, harus betul-betul mengidenifikasi virus yang bersikulasi di Indonesia itu dari kelompok mana saja. Hingga nanti pihaknya bisa memilih anti Genny yang paling mewakili semua kelompok yang ada di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Prof Amin Soebandrio, dikarena dari perkembangan hasil penelitian pihaknya, adanya kelompok Virus Corona yang menyebar di Indonesia, sebagian besar merupakan diluar kelompok COVID-19 yang ada di negara-negara lain yang mengalami pandemi tersebut.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

Zona Priangan

Ferrari Lepas Vettel

5 Juli 2020, 22:24 WIB
X