Viral Video Dua Kelompok Teroris Papua Lewis Kogoya dengan Jhoni Botak Bentrok

- 24 April 2023, 18:48 WIB
Ilustrasi. Dua kelompok teroris di Papua, Lewis Kagoya dan Jhoni Botak, terlibat bentrok.
Ilustrasi. Dua kelompok teroris di Papua, Lewis Kagoya dan Jhoni Botak, terlibat bentrok. /Indramayu hits/

PATRIOT BEKASI - Viral video rekaman perselisihan antara dua teroris di Papua yakni kelompok Lewis Kogoya dengan Jhoni Botak beredar di media sosial.

Dalam tayangan video kedua kelompok tersebut bentrok dan kelompok Lewis Kogoya melakukan pemukulan hingga penendangan terhadap Jhoni Botak.

Tampak kedua kelompok memegang senjata sedang melakukan kekerasan.

Berdasarkan berita yang beredar, bentrokan berawal teroris kelompok Jhoni Botak yang menyatakan bahwa KSTP Lewis Kogoya adalah teroris.

Baca Juga: Korlantas Polri Berlakukan One Way dan Contraflow Arus Balik, Catat Waktu dan Lokasinya

Jhoni Botak menyatakan kelompok KSTP Lewis Kogoya teroris karena melakukan penembakan terhadap pesawat kargo milik Asian One di Bandara Beoga beberapa waktu lalu.

Mendengar berita tersebut, kelompok KSTP Lewis Kogoya marah.

Selanjutnya KSTP Lewis Kogoya melakukan penjebakan terhadap Jhoni Botak untuk datang ke Beoga untuk membawa amunisi.

Namun setelah bertemu dan amunisi diterima, kemudian Lewis Kogoya menyampaikan protes terhadap Jhoni Botak.

Baca Juga: Akibat Menabrak Sekelompok Angsa Terbang, Pesawat Penumpang Terbakar di Udara

Lewis Kogoya tak terima disebut teroris oleh Jhoni Botak yang berujung kekerasan serta penembakan terhadap Jhoni Botak.

Diketahui, Lewis Kogoya merupakan Staf Operasi Kodap VIII Intan Jaya, diduga afiliasi kelompok bersenjata Intan Jaya.

Ia melancarkan aksi penyerangan dan pembakaran bersama sembilan anggota kelompok dengan berbekal berbagai jenis senjata api.

Bukan hanya itu, dilaporkan bahwa Koyoga memimpin kelompok bersenjata beberapa waktu yang lalu.

Kemudian mereka melakukan penyerangan dan pembakaran di kamp penampungan pendulang tambang di Distrik Baya Biru, Kabupaten Paniai, Papua.***

Editor: M Hafni Ali

Sumber: Forumwartawanpolri


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah