Anggota DPR Sebut Tak Masalah Jika Kominfo Menggunakan Influencer untuk Sosialiskan Kebijakan Negara

- 16 September 2020, 19:15 WIB
Gedung DPR RI yang berawal dari KNPI /Doc Antara

 

PR BEKASI - Belakangan ini, banyak warganet yang merasa risih dan terganggu karena banyaknya influencer yang secara sukarela atau bahkan digunakan oleh pihak tertentu untuk kepentingan negara.

Tentunya hal ini tidak menjadi masalah jika memang hal yang disampaikan menyangkut kebaikan bersama, seperti sosialisasi social distancing dan protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19.

Hal yang sama juga disampaikan Anggota Komisi I DPR RI Taufiq Abdullah, dirinya mengatakan, tak mempermasalahkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggunakan orang berpengaruh di media sosial (influencer) untuk mensosialisasikan kebijakan negara.

Baca Juga: Desak Pemerintah Sesuaikan Harga Swab Test, Jansen Sitindaon: Tes Adalah Kunci Deteksi Corona

"Jadi kan, buzzer, atau apa pun itu, influencer, atau mediator, atau apa pun, fungsinya sesungguhnya adalah mensosialisasikan apa yang menjadi kebijakan negara," ujar Taufiq dalam rapat dengar pendapat Komisi I DPR RI bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Niken Widiastuti di Senayan, Jakarta.

Menurut Taufiq, tanggung jawab Kominfo sangat luas untuk ditangani sendiri, karena mencakup seluruh sosialisasi kebijakan negara yang ada pada seluruh Kementerian/ Lembaga seperti dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari Antara, Rabu, 16 September 2020.

Menurutnya, jika Kominfo memang perlu merancang strategi-strategi khusus agar kebijakan negara pada Kementerian/Lembaga tersebut bisa sampai seluruhnya kepada masyarakat, maka dirinya mendukung.

Baca Juga: Hanguskan 4,5 Juta Hektare Lahan, Kebakaran Hutan Terbesar di AS Hancurkan Ribuan Rumah

Halaman:

Editor: Puji Fauziah

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X