Buat Resah Warga Kendari, Polisi Tangkap 2 Pengedar Sabu dengan Modus 'Home Industry'

- 23 September 2020, 21:16 WIB
Dua pemuda yang akan membuka home industry di Kendari, Sulawesi Tenggara berhasil dibekuk polisi. /ANTARA

PR BEKASI – Tim Operasional Subdirektorat 3 Unit 2 Ditresnarkoba (Direktorat Reserse Narkoba) Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara berhasil menangkap dua orang pemuda yang hendak membuka industri rumah tangga dalam memproduksi narkoba.

Diketahui bahwa industri rumah tangga tersebut akan memproduksi sabu-sabu di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Dikutip oleh Pikiranrakyat-Bekasi.com dari Antara pada Rabu, 23 September 2020, Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggaran (Sultra), Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman mengungkapkan inisial kedua tersangka yaitu RC (35) warga Kota Kendari dan AK (20) seorang mahasiswa asal Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Seakan Tak Kapok, Baru Dibebaskan Pemerintah Afghanistan Anggota Taliban Malah Ikut Perang Lagi

“Kedua tersangka ditangkap pada Selasa, 22 September 2020 di Jalan Ahmad Yani Nomor 217 Kelurahan Bonggoya, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, pukul 19.15 WITA,” kata Kombes Eka melalui siaran pers Ditresnarkoba Polda Sultra.

Kombes Eka menjelaskan bahwa kronologi penangkapan kedua tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya pengedaran narkotika yakni jenis sabu dengan modus ‘home industry’ di Kota Kendari.

“Tim unit 2 Subdit III melakukan Lidik observasi dan survailance. Di mana target operasi yaitu kedua tersangka yang berperan sebagai pengedar sabu yang bekerja sama dengan bosnya di Kota Kendari. Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui target berada di alamat sesuai TKP, yang biasa digunakan untuk transaksi peredaran sabu,” ucap Kombes Eka.

Baca Juga: Desakan Penundaan Pilkada 2020 Tetap Ada, DPD: Bukan Hal yang Mustahil, Sudah Diatur UU  

Diketahui bahwa kedua tersangka ditangkap saat akan melakukan transaksi. Setelah tertangkap, kemudian dilakukan penggeledahan badan dan tempat yang disaksikan oleh masyarakat.

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X