Setelah Menunggu Selama 70 Tahun, Ma'ruf Amin Ucap Syukur Peran Santri Diakui Negara

- 22 Oktober 2020, 13:53 WIB
Wapres RI Ma'ruf Amin. (dok. Setkab)
Wapres RI Ma'ruf Amin. (dok. Setkab) /

PR BEKASI - Hati Santri Nasional yang diperingati tepat hati ini Kamis, 22 Oktober 2020 dijadikan sebagai momentum syukur bagi umat Islam

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin.

Dikutip oleh Pikiranrakyat-Bekasi.com dari Antara pada Kamis, 22 Oktober 2020, karena menurutnya, peran santri yang turut berjuang mencapai kemerdekaan Indonesia diakui oleh negara.

Baca Juga: Bukti Manusia Telah Berevolusi? Peneliti di Belanda Temukan Organ Baru Ini di Tubuh Manusia

Ia mengungkapkan, meskipun harus menunggu 70 tahun untuk mendapat pengakuan tersebut.

Dalam peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) secara virtual pada hari ini Kamis, 22 Oktober 2020 Ma'ruf Amin mengatakan bahwa  Hari Santri Nasional ditetapkan untuk memperingati penerbitan fatwa oleh KH Hasyim Asyari pada 22 Oktober 1945 lalu.

Tujuan dari peringatan tersebut, lanjutnya, agar umat Islam ikut berperang jihad melawan penjajah, yang puncaknya terjadi pada peristiwa 10 November 1945 di Surabaya.

Baca Juga: Hindari Generasi Lemah, Ma'ruf Amin Dorong Penurunan Stunting hingga Minta Pemerintah Hilangkan Ego

"Tanggal 10 November itu kemudian dijadikan sebagai Hari Pahlawan, tetapi 22 Oktober belum ditetapkan, baru tahun 2015 Hari Santri muncul. Walaupun sesudah 70 tahun, kita bersyukur bahwa peran santri di dalam perjuangan membela negara (Indonesia) melawan penjajah, memperoleh pengakuan dari negara," kata Ma'ruf Amin di Jakarta.

Halaman:

Editor: Puji Fauziah

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah