Disebut Banyak Pelanggaran Prokes Covid-19 di Pilkada, Tito Karnavian: Kecil, Cuma 2,2 Persen

- 18 November 2020, 20:47 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian. /ANTARA/HO-Puspen Kemendagri./

PR BEKASI - Pelanggaran protokol kesehatan kian marak akhir-akhir ini setelah sekian bulan covid-19 menyerang Indonesia. Salah satunya yang terjadi dalam agenda kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Sorotan pelanggaran terhadap Pilkada pun terus bergulir hingga hari ini setelah sejumlah Pasangan Calon (Paslon) mengadakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa.

Namun di balik banyaknya pelanggaran protokol kesehatan covid-19 di Pilkada, ternyata Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mempunyai data yang berbeda.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Raih Penghargaan Kembali, Anies Baswedan Sampaikan Hal Ini

Tito Karnavian menyebut angka pelanggaran protokol kesehatan selama tahapan kampanye Pilkada 2020 dengan metode pertemuan tatap muka secara langsung cenderung kecil.

Menurut Tito Karnavian, KPU pun telah mengatur pembatasan pertemuan tatap muka secara langsung hanya 50 orang.

Namun, ia mengakui masih banyak peserta dalam Pilkada yang masih menggunakan metode tersebut meskipun masih dalam masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: Antisipasi Pemalsuan Dokumen Bebas Covid-19, Kemenag Terus Perbaiki Pelayanan Umrah

“Ada lebih 13.646 kegiatan dialog terbatas, pertemuan terbatas maksimal 50 orang,” kata Tito Karnavian dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR yang dilakukan secara virtual pada Rabu, 18 November 2020 yang dikutip oleh Pikiranrakyat-Bekasi.com dari PMJ News.

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah