Pernah Hancurkan Malaysia 5-0, Berikut Rekam Jejak Kepelatihan Alfred Riedl di Indonesia

- 8 September 2020, 21:54 WIB
Alfred Riedl Meninggal Dunia, Ini Kiprahnya Bersama Timnas Indonesia.
Alfred Riedl Meninggal Dunia, Ini Kiprahnya Bersama Timnas Indonesia. /Twitter/

PR BEKASI – Mantan pelatih Tim Nasional Indonesia, Alfred Riedl meninggal dunia di usia 70 tahun. Bagi publik sepak bola Indonesia, sosok Alfred Riedl memberikan sejumlah kenangan yang tak bisa dilupakan terutama di ajang Piala AFF.

Sebelum mengarsiteki Timnas Indonesia, Riedl lebih dulu menjadi juru racik timnas Vietnam dalam tiga periode (1998-2000, 2003-2004, dan 2005-2007) dan Laos (2009-2010).

Alfred Rield resmi menjalin kontrak dengan Indonesia pada 2010. Berkat tangan dinginnya, pria berkebangsaan Austria itu berhasil mengantarkan Timnas Indonesia ke laga puncak Piala AFF 2010.

Baca Juga: Kisah Cinta Trending di Twitter, Begini Sisi Tersembunyi Nicholas Saputra yang Tidak Diketahui 

Saat itu Timnas Indoonesia dihuni oleh pemain-pemain seperti Markus Horizon, M Ridwan, dan Christian Gonzales.

Namun asa publik sepak bola mencicipi gelar Piala AFF kandas di tangan musuh bebuyutan, Malaysia. Tim berjuluk Harimau Malaya itu menerkam skuat Garuda dengan agregat akhir 5-3. Meski sempat di babak grup menghancurkan Malaysia dengan skor 5-0.

Meski gagal merengkul gelar juara, banyak yang mengacungkan jempol bagi perfoma anak asuh Riedl.

Akan tetapi kebersamaan Riedl harus berakhir di 2011. Seiring terjadi dualisme di tubuh PSSI. Pria kelahiran 2 November 1949 itu akhirnya merapat kembali ke Laos.

Baca Juga: UEFA Nation League: Prediksi dan Link Live Streaming Swedia vs Portugal Rabu, 9 September 2020 

Pasca-dualisme PSSI berakhir, Alfred Riedl kembali dipanggil oleh PSSI untuk menukangi Timnas Indonesia yang akan menghadapi Piala AFF 2014.

Kehadiran Riedl periode kedua diiringi dengan ekspektasi dan harapan guna mengulangi sedikit cerita manis di Piala AFF 2010, melaju ke babak Final. Mimpi itu luluh lantak, pasalnya Timnas Indonesia tidak bisa keluar dari fase grup.

Hasil tak memuaskan Riedl pun terpaksa angkat kaki dari pelatih Timnas Indonesia lebih cepat. Setelah itu, pada 2015 Riedl sempat dipercaya menukangi tim dari Liga Indonesia, yakni PSM Makassar. Akan tetapi kebersamaan bersama tim berjuluk Juku Eja itu tak lama, Riedl mundur dengan alasan kesehatan.

Selanjutnya pada 2016, Riedl ditunjuk kembali menjadi pelatih Timnas Indonesia menggantikan Jackson F Tiago. Pria yang pernah berseragam Timnas Austria itu kembali membawa skuat Garuda menuju partai puncak Piala AFF 2016.

Baca Juga: Sebut Nelson Mandela Pemimpin yang 'Kotor', Donald Trump Mendapat Kecaman dari NM Foundation 

Pada laga final, skuat garuda sempat menang 2-1 atas Thailand pada leg pertama, tapi di leg kedua anak asuh Riedl harus menelan kekalahan 0-2 dari tim berjuluk Gajah Putih. Alhasil Indonesia kalah dengan agregat 2-3 dan harus puas menjadi runner-up.

Selain mencicipi karier kepelatihan di Asia Tenggara, Riedl sempat melatih tim nasional Austria, Liechtensten, dan Palestina.

Sementara ketika menjadi pemain, Riedl pernah membela klub Austria seperti FK Austria Wina, klub Belgia FC Antwerp, dan Prancis FC Metz. Riedl pun sempat memperkuat Timnas Austria U-18, U-23, dan senior.

Sebagai pemain Riedl mencicipi gelar Austrian Football Bundesliga (1969,1970) dan Austrian Cup (1971,1981). Berposisi sebagai penyerang, ia mampu merengkuh gelar Austrian Bundeliga Top Goalcores (1972) dan Jupiler League Top Scorer (1973,1975).***

Editor: M Bayu Pratama


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah