Pemerintah akan Suntik Mati Ponsel Ilegal! Pembeli Harus Teliti Cek IMEI, Berikut Langkahnya

- 16 September 2020, 13:26 WIB
Laman utama untuk mengecek IMEI di situs resmi Kemenperin. /Kemenperin

PR BEKASI - Sebagai konsumen, kita kerap mencari barang yang ingin kita beli dengan harga termurah yang bisa ditawarkan penjual, tak terkecuali ponsel pintar.

Hampir semua masyarakat indonesia ingin membeli ponsel impiannya dengan harga termurah, walaupun salah satu caranya dengan membeli barang tersebut dari black market atau kegiatan membeli ponsel dari luar negeri.

Tapi sayangnya, hal itu kini akan sulit terjadi, pasalnya pemerintah sudah menetapkan peraturan terkait kegiatan jual beli ponsel ilegal dari luar negeri.

Baca Juga: Awalnya Kenal di TikTok, Pria Ini Ajak Bertemu dan Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Anak 10 tahun

Pemerintah mulai Selasa 15 September 2020, resmi menyuntik mati ponsel-ponsel yang kedapatan memiliki nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) ilegal yang tidak untuk diedarkan di Indonesia.

Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pengendalian Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi yang Tersambung ke Jaringan Bergerak Seluler Melalui IMEI

Mulai 15 September pukul 22.00 WIB, ponsel, komputer genggam dan komputer tablet (HKT) yang memiliki nomor IMEI ilegal akan diblokir.

"Seluruh perangkat HKT yang IMEI-nya tidak terdaftar di dalam sistem CEIR, tidak akan mendapatkan layanan jaringan perangkat telekomunikasi bergerak seluler," demikian bunyi pernyataan dari Kominfo, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian.

Baca Juga: Ungkap Perannya di Pertamina, Ahok Minta Kementerian BUMN Dibubarkan Saja

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X