Benarkah Tahun 2023 Vaksin HPV Akan Berlaku Secara Nasional? Simak Penjelasannya

4 Mei 2022, 18:37 WIB
Ilustrasi. Berikut informasi vaksin HPV. /Pexels/SHVETS production/

PR BEKASI - Vaksin HPV akan diperkenalkan secara nasional di seluruh provinsi di Indonesia pada tahun 2023.

Diketahui, vaksin HPV adalah vaksin yang digunakan untuk melindungi tubuh dari infeksi human papillomavirus (HPV).

HPV merupakan virus yang dapat menyebabkan infeksi kulit, termasuk kutil kelamin.

Dimana virus ini dapat menular melalui kontak langsung dengan kulit penderita, terutama ketika berhubungan seksual.

Baca Juga: Nonton Doctor Strange Hari Pertama Tayang, Cara Pesan Tiket Bioskop Online

Vaksin HPV sangat penting diberikan sejak dini yang berguna untuk mencegah penularan penyakit yang disebabkan oleh virus ini termasuk kanker serviks.

Dilansir dari akun Instagram @indonesiabaik, vaksin HPV merupakan vaksin wajib program imunisasi nasional.

Program vaksinasi HPV masuk ke dalam jajaran vaksinasi wajib di Indonesia seperti Covid-19 maupun imunisasi dasar lengkap.

Baca Juga: Profil Singkat Aktris Senior Mieke Wijaya: Tanggal Lahir, Nama Suami, Nama Anak

Rencananya vaksin ini akan berlaku secara nasional pada 2023-2024. Program ini juga akan menyasar 2 juta lebih orang.

Vaksinasi HPV tahap awal menyasar pelajar perempuan kelas 5 dan 6 sekolah dasar, dimana masing-masing mereka diberikan sebanyak dua dosis.

Namun untuk wanita remaja dan dewasa tidak termasuk sasaran imunisasi nasional gratis, sehingga mereka harus melakukannya secara mandiri alias berbayar.

Baca Juga: Bocoran One Piece 1048: Plot Twist Terbaru, Mihawk Ternyata Anggota Rahasia Pasukan Revolusi

Pelaksanaan vaksinasi ini digelar bersamaan dengan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang rutin diselenggarakan pada Agustus dan November setiap tahun.

Pada 2023 nanti vaksin kanker serviks akan diperkenalkan secara nasional di seluruh provinsi di Indonesia.

Meskipun begitu, program ini sudah berjalan di beberapa wilayah.

Baca Juga: 4 Jalur Alternatif Jakarta-Bandung Saat One Way Arus Balik Lebaran 2022

- 2016: DKI Jakarta
- 2017: DI Yogyakarta
- 2018: Surabaya
- 2019: Manado dan Makassar
- 2020: Kabupaten Karanganyar dan Sukoharjo (Jawa Tengah)
- 2021: Kediri dan Lamongan (Jawa Timur)
- 2022: Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah
- 2023: Provinsi lainnya dilakukan introduksi secara nasional ***

Editor: Dini Novianti Rahayu

Sumber: Instagram @indonesiabaik.id

Tags

Terkini

Terpopuler