Ada Nama AH dan MT dalam Daftar Rombongan dari Turki yang Positif Covid-19

- 9 Januari 2022, 07:34 WIB
Potret Ashanty saat di Turki.
Potret Ashanty saat di Turki. /Instagram/@ashanty_ash/

PR BEKASI - Keluarga Ashanty dan Anang Hermansyah disorot usai pulang berlibur ke Turki, belakangan ini.

Pasalnya, sebagian dari mereka dinyatakan positif Covid-19, dan muncul dugaan tertular varian baru Omicron, dari negara dengan kasus yang tinggi tersebut.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML), Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi pun menyatakan bahwa benar ada bagian dari rombongan Turki tersebut yang kena Covid-19.

Baca Juga: Arti Nama Anak Lesti Kejora dan Rizky Billar, Terungkap Doa Sang Ayah untuk Baby L

Menurut dr Siti Nadia, dari 13 orang rombongan keluarga Ashanty dan Anang Hermansyah, ada 8 orang yang diketahui positif Covid-19.

Ia juga menyatakan, 15 penumpang yang terkena Covid-19.

“Memang dari pelaku perjalanan yang kemarin tiba, dari negara Turki ya, kita lihat bahwa dari Turki itu dia dalah pesawat PK-056, kita mendapatkan 15 orang yang positif,” kata Siti Nadia, dikutip PikiranRakyat-Bekasi.com dari tayangan Rumpi No Secret.

Baca Juga: Ditegur karena Mengendara Sambil Merokok, Seorang Pemotor di Jakarta Mengamuk

Seluruh yang positif dari penerbangan yang sama dengan rombongan keluarga Ashanty, diharuskan karantina selama tujuh hari.

Menurut pemberitaan Pikiran Rakyat, dari 15 orang yang terpapar, 8 di antaranya berasal dari rombongan keluarga Ashanty.

"Dari 15 orang tersebut ada 2 rombongan keluarga besar 8 orang positif, 6 orang perempuan, 2 orang laki-laki," ucap dr Siti Nadia.

Baca Juga: Filipina Capai Rekor Tertinggi Covid-19, Duterte Ancam Penjara Rakyatnya yang Belum Dapat Vaksin

Terdapat nama AH dan MT, di daftar pengidap Covid-19 dari rombongan Turki Ashanty itu.

"6 orang wanita, inisialnya, V, JC, RAS, S, AH, ada ATS. Dan 2 pria itu KHH dan MT," ucap dr Siti Nadia lagi.

Mengenai perbedaan hasil tes Covid-19, ketika Ashanty memiliki hasil negatif saat bertolak dari Turki, dan positif saat di Indonesia, Siti Nadia angkat bicara.

Hal ini, katanya, tergantung masa inkubasi virus, yang bisa mencapai 5-6 hari.

“Di mana hari ke-3 sampai dengan hari ke-10, itu alat bisa mendeteksi virus tersebut. Jadi ada kemungkinan, yang positif saat kedatangan itu, betul-betul terpapar atau  saat dalam pesawat –karena ada 15 yang positif dari dalam pesawat. Bisa juga dari Turki masih negatif, karena belum cukup jumlah virusnya, saat dites diagnostik,” katanya.***

 

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Pikiran Rakyat YouTube Trans TV Official


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x