Covid-19 Belum Mereda, Korea Utara Diserang Wabah Lain

16 Juni 2022, 14:48 WIB
Wabah lain terdeteksi di Korea Utara. /Pixabay/ Alex_Berlin

PR BEKASI - Baru-baru ini Korea Utara melaporkan munculnya wabah epidemi usus yang masih belum teridentifikasi.

Wabah ini juga muncul di tengah upaya Pyongyang untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Menurut media pemerintah Korea Utara KCNA, pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un mengirim obat-obatan ke kota pelabuhan barat Haeju pada Rabu, 15 Juni 2022.

Hal itu dimaksudkan untuk membantu pasien yang menderita 'epidemi enterik akut' sesegera mungkin.

Baca Juga: Makan Konate Berpisah dengan Persija Jakarta: Saya Harus Terima dan Hargai Putusan Ini

Mengenai wabah ini, tidak disebutkan berapa jumlah orang yang sudah menderita, namun wabah ini mengacu pada saluran pencernaan.

"(Kim) menekankan perlunya menahan epidemi sedini mungkin dengan mengambil tindakan yang baik untuk mengkarantina kasus yang dicurigai untuk benar-benar mengekang penyebarannya," kata KCNA yang dikutip oleh Pikiranrakyat-Bekasi.com pada Kamis, 16 Juni 2022 dari Reuters.

"Segera mengkonfirmasi kasus melalui pemeriksaan epidemiologi dan tes ilmiah," ucap keterangan tersebut.

Saat ini, Korea Utara masih disibukkan dengan upaya untuk menangani Covid-19 di tengah kekhawatiran kurangnya vaksin dan pasokan medis.

Baca Juga: WHO Terus Berupaya Lakukan Penelitian dan Investigasi soal Kasus Hepatitis Misterius

Pada Kamis, Korea Utara juga melaporkan bahwa ada 26.010 lebih banyak orang dengan gejala demam.

Jumlah total pasien demam yang tercatat di seluruh negeri sejak akhir April mendekati 4,56 juta.

Selain itu korban yang tewas terkait wabah ini mencapai 73 orang hingga saat ini.

Korea Utara mengatakan gelombang Covid-19 telah menunjukkan tanda-tanda mereda. 

Akan tetapi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meragukan klaim Pyongyang awal bulan ini, dengan mengatakan mereka yakin situasinya semakin buruk.***

Editor: Nopsi Marga

Sumber: Reuters

Tags

Terkini

Terpopuler