Diduga Mossad, 15 Orang Ditangkap di Turki, Delapan Lainnya Dideportasi

- 6 Januari 2024, 10:29 WIB
Logo Dinas Rahasia Israel, Mossad.
Logo Dinas Rahasia Israel, Mossad. / Creative Commons/

PATRIOT BEKASI - Pengadilan Turki memutuskan untuk secara resmi menangkap 15 orang dan mendeportasi delapan orang lainnya pada Jumat, 5 Desember 2024.

Penangkapan tersebut karena mereka dicurigai terkait dengan dinas intelijen Mossad Israel dan menargetkan warga Palestina yang tinggal di Turki.

Pada awal pekan ini, pihak berwenang Turki menahan 34 orang setelah memperingatkan Israel bahwa zionis akan mendapat konsekuensi serius jika mencoba memburu anggota Hamas yang tinggal di luar wilayah Palestina, termasuk di Turki.

Baca Juga: Ngapain Bayar? 8 Jadwal Konser NDX AKA 2024 GRATIS, Segera Cek Lokasinya

Akan tetapi, masih belum ada rincian lebih lanjut mengenai hasil putusan pengadilan terhadap 11 orang lainnya yang awalnya ditahan.

Turki, tidak seperti kebanyakan sekutu Baratnya dan beberapa negara Arab, tidak mengklasifikasikan Hamas sebagai organisasi teroris.

Polisi menggerebek lokasi di delapan provinsi untuk menangkap para tersangka sebagai bagian dari penyelidikan yang dilakukan oleh badan intelijen MIT dan biro kontra-terorisme kejaksaan Istanbul.

Turki telah mengkritik keras Israel karena membombardir Gaza dengan alasan untuk menghabisi Hamas.

Sementara itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terbuka saling melontarkan kata-kata pedas pada pekan lalu.***

Editor: M Hafni Ali

Sumber: Al Arabiya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah