Teroris KST Papua Tembaki Warga Sipil, Tujuh Orang Tewas

- 19 Oktober 2023, 21:43 WIB
ilustrasi tembakan. Tujuh warga sipil tewas ditembak KST Papua.
ilustrasi tembakan. Tujuh warga sipil tewas ditembak KST Papua. /Pixabay/bruno/germany/

PATRIOT BEKASI - Lagi dan lagi, kelompok Separatis Teroris (KST) Papua menembak tujuh warga sipil hingga tewas pada Senin, 16 Oktober 2023.

Diinformasikan warga sipil yang ditembak merupakan pekerja pendulang emas di kali Ei Kampung Mosom Duba, Distrik Seradala, Kabupaten Yakuhimo, Papua Pegunungan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapuspen TNI, Laksda TNI Julius Widjojono dalam konferensi persnya Kamis, 19 Oktober 2023.

Baca Juga: Mobil Minibus Kebakaran, Tol MBZ Arah Cikampek Macet

Julius Widjojono mengatakan pihaknya mengecam keras tindakan KST itu yang telah membunuh warga sipil yang tidak berdosa.

"Kita sangat mengecam aksi brutal dan tidak beradab kelompok KST ini, mereka yang korban adalah murni masyarakat sipil yang sehari-hari menggantungkan hidupnya dari hasil penambangan tersebut," ujar Julius Widjojono.

Lanjut Keterangan Julius, pihaknya saat ini masih mencari dan menyisir masyarakat yang mungkin masih selamat dari akasi KST.

Baca Juga: Penjelasan Rasengan Uzuhiko di Boruto Two Blue Vortex Chapter 3, Ini Kemampuan dan Kekuatannya

"Aparat TNI-Polri masih terus menyisir atau mencari masyarakat yang mungkin masih selamat dari aksi pembantaian ini," sambungnya dikutip Patriot Bekasi dari PMJ News Kamis, 19 Oktober 2023.

Diberitakan sebelumnya, kurang lebih 30 orang anggota KST menyerang secara membabi buta area pertambangan emas ilegal di kali Ei.

Aksi pembantaian itu diketahui memakan korban sebanyak tujuh orang dan dinyatakan tewas.

Sementara para pekerja yang lainnya kabur menyelamatkan diri.

Adapun para pelaku KST yakni anak buah dari pimpinan Asbak Koranue bagian kelompok Egianus Kogoya.

Mereka menyerang dengan menggunakan senjata senapan SS1 V2, panah dan parang.***

Editor: M Hafni Ali

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah