Prabowo-Puan Maharani Kandidat Kuat Pasangan pada Pilpres 2024

- 12 Maret 2020, 08:42 WIB
PRABOWO Subianto.*
PRABOWO Subianto.* /INSTAGRAM @PRABOWO/

PIKIRAN RAKYAT - Survei yang dilakukan Center for Political Communication Studies (CPCS) menyebut bahwa Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih berpeluang kembali maju pada Pemilu 2024 karena memiliki elektabilitas tertinggi, yakni 22,7 persen.

"Sementara itu, Gubernur Jakarta Anies Baswedan membayangi dengan 13,8 persen, diikuti mantan wakilnya di Jakarta sekaligus cawapres Prabowo, Sandiaga Uno dengan 12,1 persen," kata Direktur Eksekutif CPCS Tri Okta SK dalam siaran persnya, di Jakarta, Rabu 11 maret 2020 sebagaimana dilaporkan Antara.

Dalam focus group discussion yang digelar sebelumnya untuk menjaring aspirasi pemilih milenial, dipasangkan sejumlah nama yang berpeluang didorong maju dalam Pilpres 2024.

Baca Juga: Aktor Dipaksa Isolasi Diri Bersama Jenazah Saudaranya yang Diduga Meninggal Dunia karena Virus Corona

Baca Juga: Diberikan Kejutan Ulang Tahun ke-77 di Atas Awan, Ma'ruf Amin: Saya Kaget

Dari hasil survei kepada masyarakat, pasangan Prabowo-Puan Maharani unggul dengan elektabilitas 32,1 persen, tetapi ditempel ketat oleh Anies-Sandi dengan 29,8 persen atau hanya terpaut sekira 2 persen.

"Paket Prabowo-Puan Maharani diperkirakan menjadi kandidat kuat yang bakal diusung koalisi PDIP-Gerindra," kata Okta.

Meski demikian, langkah tersebut mendapat tantangan menguatnya elektabilitas baik Anies Baswedan maupun Sandiaga Uno. Jika dipasangkan, kekuatan Anies-Sandi mampu mengganjal elektabilitas Prabowo-Puan Maharani.

Baca Juga: Keris Pangeran Diponegoro 'Pulang Kampung' setelah Ratusan Tahun Disimpan Belanda, Fadli Zon Ragukan Keasliannya

Berikut ini rincian elektabilitas tokoh lainnya yang berpeluang maju dalam Polpres 2024.

  1. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (8,5 persen)
  2. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (5,8 persen)
  3. Menteri BUMN Erick Thohir (4,1 persen)
  4. Ketua DPR Puan Maharani (3,6 persen)
  5. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (2,9 persen)
  6. Menko Polhukam Mahfud (1,6 persen)
  7. Mantan calon gubernur Jakarta dan komandan Kogasma Demokrat AHY atau Agus Harimurti Yudhoyono (1,4 persen)
  8. Menko Perekonomian sekaligus ketua umum Golkar Airlangga Hartarto (1,2 persen)
  9. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (1,1 persen

Erick Thohir, bila dipasangkan dengan AHY hanya punya ekeltabilitas 10,3 persen, Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil (7,3 persen), dan Airlangga Hartarto-Khofifah (3,7 persen).

"Selain Prabowo, di antara menteri Jokowi yang paling bersinar adalah Erick Thohir, terlihat dari tingginya elektabilitas capres maupun ketika dipasangkan," tutur Okta.

Survei CPCS dilakukan pada 20-29 Februari 2020 dengan jumlah responden 1.200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia.

Metode survei dilakukan secara acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error sekira 2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.***

Editor: Yusuf Wijanarko

Sumber: Permenpan RB


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah