Pekan Kedua Bulan April Virus Corona Diprediksi Akan Kembali Berikan Tekanan pada IHSG

- 6 April 2020, 11:58 WIB
SEORANG karyawan beraktivitas di dekat tayangan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu.*/ANTARA

PIKIRAN RAKYATVirus Corona atau COVID-19 pertama kali dikonfirmasi di Indonesia pada Senin, 2 Maret 2020 silam oleh Presiden Joko Wododo.

Seperti diberitakan sebelumnya oleh Pikiran-Rakyat.com dalam konfirmasi pertamanya, Indonesia langsung mendapatkan dua kasus virus corona yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Tiongkok pada akhir tahun 2019 silam itu.

Sejak adanya pengumuman tersebut, peningkatan jumlah kasus virus corona di tanah air terus mengalami peningkatan setiap harinya.

Baca Juga: Ribuan Botol Hand Sanitizer Ditimbun di Bekasi Saat Masyarakat Kesulitan Mendapatkannya

Virus corona yang telah masuk ke tanah air turut memberikan pengaruh di sejumlah sektor, salah satunya perekonomian.

Dikutip oleh pikiranrakyat-bekasi.com dari Antara Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah menjelaskan virus corona atau pandemi bernama resmi COVID-19 ini memberikan ancaman nyata bagi perekonomian.

“Dampak dari COVID-19 menjadi ancaman bagi perekonomian dunia yang menjadi ganjalan bagi pasar,” ujarnya seperti dikutip oleh pikiranrakyat-bekasi.com dari Antara.

Baca Juga: Jokowi: Tidak Ada Pembebasan Napi Korupsi karena Virus Corona

Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan di awal pekan kedua Bulan April 2020 ini, dirinya memprediksi peforma bursa tanah air itu akan kembali mengalami tekanan pada pekan ini seiring kondisi ketidakpastian dari pandemi.

“Diperkirakan tekanan bagi IHSG berpotensi bisa terjadi di pekan ini seiring ketidakpastian dari wabah COVID-19 ini,” ungkapnya. ***

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X