Rachel Vennya Akui Sering Dicubit dan Ditoyor Saat Datangi Polda: Kalau Lo Mau Bunuh Gue, Gue Ikhlas

24 Januari 2022, 14:13 WIB
Rachel Vennya sering dicubit, ditoyor, dan dikata-katai kasar setiap kali ke Polda, sehingga kadang dirinya berharap untuk dibunuh saja. /Instagram.com/@rachelvennya

PR BEKASI - Selebgram Rachel Vennya merasa hidupnya benar-benar hancur usai dirinya terjerat kasus kabur dari karantina.

Rachel Vennya bahkan sampai merasa takut ke luar rumah karena kesalahan yang telah dilakukannya itu.

Rachel Vennya juga tak pernah menyangka hidupnya akan dipenuhi hujatan dari netizen, karena satu kesalahan yang dilakukannya.

Baca Juga: Rachel Vennya Akui Menyesal Sudah Kabur dari Karantina: Kalau Bisa, Gue Pengin Banget Ngulang Waktu

"Sebenarnya itu kayak hal yang gak pernah gue bayangkan," kata Rachel Vennya, yang dikutip PikiranRakyat-Bekasi.com dari tayangan kanal YouTube Rachel Vennya, Senin, 24 Januari 2022.

"Gue gak pernah berpikir gue akan ada di titik kemarin, di mana gue merasa bener-bener hancur, karena salah gue sendiri. Gue harus apa?," tuturnya.

Rachel Vennya mengatakan, dirinya hanya bisa mengurung diri di kamar sambil menangis dan merenungi semua kesalahannya.

Baca Juga: Fuji Sudah Bisa Cari Uang Sendiri, Haji Faisal: Simpan Duit Itu Baik-baik, Papa Gak Usah

"Jadi di saat akhirnya publik tahu itu, gue cuma bisa di kamar aja, diem, merenungi kesalahan-kesalahan gue, nangis, takut ke luar rumah, takut ketemu orang," kata Rachel Vennya.

Rachel Vennya pun kaget saat kasusnya menjadi berita nasional hingga dirinya dikerubungi wartawan saat memenuhi panggilan pihak kepolisian.

Rachel Vennya tak menyangka, satu kesalahan yang diperbuatnya bisa memicu kemarahan publik yang begitu besar.

Baca Juga: Thariq Halilintar Senang Hubungannya dengan Fuji Didukung Netizen: Jadi Dia Gak Bisa ke Mana-mana

"Gue benar-benar merasa itu sesuatu hal yang baru untuk gue terima. Akhirnya di situ gue langsung panik, langsung nangis. Gue cuma bilang ke diri gue sendiri, 'Bisa, bisa, jalani aja, jalani aja'," tutur Rachel Vennya.

Tak hanya itu, Rachel Vennya mengaku, dirinya selau dicubit dan dikata-katai kasar setiap kali dirinya datang ke Polda Metro Jaya.

"Jadi mungkin ini oknum atau orang iseng, gue gak tahu. Jadi setiap gue masuk ke Polda, mereka itu cubit-cubit gue, toyor gue dari belakang, kasih kata-kata kasar," kata Rachel Vennya.

Baca Juga: Thariq Halilintar Akui Kangen Berat pada Fuji Saat di Turki hingga Karantina: Memang Dia Itu Istimewa

Rachel Vennya mengatakan, dirinya adalah tipe pemberani yang selalu melawan ketika dirinya direndahkan oleh orang lain.

Namun, setelah dirinya terjerat kasus tersebut, Rachel Vennya justru berharap dirinya mati dibunuh saja sekalian.

"Setiap ada orang yang merendahkan gue seperti itu, gue selalu ngelawan, bahkan gue bisa menggila marahnya," ujarnya.

Baca Juga: Pemain Film Danur Matthew White Meninggal Dunia, Prilly Latuconsina: Cepet Banget Kamu Perginya

"Tapi pada saat itu gue sampai mikir, 'Sumpah, kalau lo mau bunuh gue saat itu atau tusuk gue saat itu, gue ikhlas. Mending lo tusuk gue aja deh, gue juga pengin ini selesai kok'," kata Rachel Vennya.

Setelah melewati semua itu, Rachel Vennya pun berusaha menjalani hari-harinya dengan tidak melihat sosial media.

"Akhirnya gue melewati hari-hari gue dengan mencoba gak melihat sosial media. Gue gak mau lihat berita, tapi pekerjaan gue harus berjalan," kata Rachel Vennya.***

Editor: Rika Fitrisa

Sumber: YouTube Rachel Vennya

Tags

Terkini

Terpopuler