Kudeta Myanmar Belum Usai, PBB Laporkan 100 Ribu Warga Myanmar Mengungsi

- 9 Juni 2021, 20:48 WIB
Ilustrasi. Kudeta Myanmar Belum Usai, PBB Laporkan 100 Ribu Warga Myanmar Mengungsi
Ilustrasi. Kudeta Myanmar Belum Usai, PBB Laporkan 100 Ribu Warga Myanmar Mengungsi /Iran Press


PR BEKASI - Polemik kudeta Myanmar masih menjadi sorotan warga dunia termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baru-baru ini PBB mengatakan ada sekira 100 ribu orang di negara bagian Kayah, Myanmar, mengungsi.

Hal tersebut terjadi akibat pertempuran antara militer dan etnis minoritas bersenjata.

"Krisis ini dapat mendorong orang melintasi perbatasan internasional mencari keselamatan, seperti yang sudah terlihat di bagian lain negara itu," kata perwakilan PBB di Myanmar dalam sebuah pernyataan dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari Reuters pada Rabu, 9 Juni 2021.

Baca Juga: Menlu Indonesia Desak ASEAN Segera Kirim Utusan ke Myanmar

Seperti diketahui bahwa Myanmar berada dalam kekacauan sejak kudeta militer pada 1 Februari 2021 lalu.

Sehingga, menimbulkan protes harian di kota-kota besar dan kecil dan pertempuran di perbatasan antara militer dan milisi etnis minoritas.

Selanjutnya, PBB mendesak semua pihak untuk segera mengambil tindakan dan tindakan pencegahan yang diperlukan guna melindungi warga dan infrastruktur sipil.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri, Myanmar Wunna Maung Lwin mengatakan junta berencana memulihkan demokrasi di negara itu.

Halaman:

Editor: Rinrin Rindawati

Sumber: Reuters


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X