Insiden Pesawat yang Ditumpangi Donald Trump Terpaksa Mendarat Darurat, Diduga karena Kerusakan Mesin

- 10 Maret 2022, 13:35 WIB
Pesawat yang ditumpangi Donald Trump dilaporkan harus melakukan pendaratan darurat setelah mengalami kerusakan mesin.
Pesawat yang ditumpangi Donald Trump dilaporkan harus melakukan pendaratan darurat setelah mengalami kerusakan mesin. /REUTERS/Carlos Barria/

PR BEKASI – Sebuah pesawat yang ditumpangi oleh mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan harus melakukan pendaratan darurat. 

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Sabtu, 5 Maret 2022 pada pukul 23.00 waktu setempat setelah pesawat tersebut mengalami kerusakan mesin saat terbang di atas Teluk Meksiko. 

Diketahui, Donald Trump menggunakan pesawat Dassault Falcon 900 dari New Orleans menuju ke perkebunan mewahnya di Florida. 

Sebelumnya, Donald Trump berada di New Orleans untuk menjadi pembicara dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Partai Republik. 

Baca Juga: Ikatan Cinta Malam Ini, 10 Maret 2022: Mimpi Askara, Andin Akrhinya Siuman

Namun, saat pesawat tersebut sudah terbang sekitar 75 mil dari Bandara New Orleans, pilot terpaksa membalikan arah kembali ke bandara untuk melakukan pendaratan darurat setelah mengalami kerusakan mesin. 

Selain Donald Trump, pesawat tersebut juga ditumpaki oleh agen Secret Service, staf pendukung dan beberapa penasihat Donald Trump.  

Informasi pendaratan darurat yang dilakukan oleh pesawat yang membawa Donald Trump tersebut pertama kali dilaporkan oleh situs berita Politico 

Mereka mendapatkan laporan tersebut setelah mengutip komunikasi antara pilot pesawat dan menara kontrol lalu lintas udara lewat radio, yang mengungkapkan bahwa pesawat yang ditumpangi Donald Trump harus melakukan prosedur pendaratan darurat. 

Baca Juga: Jadwal Bali United Menuju Juara BRI Liga 1, Tinggalkan Persib dan Arema

Pesawat tersebut diketahui dipinjam oleh Donald Trump dari salah seorang simpatisan Partai Republik. 

Setelah insiden tersebut, penasihat Donald Trump langsung meminjam dari simpatisan Partai Republik lainnya. 

Akhirnya, rombongan Donald Trump berhasil tiba dengan selamat di Florida dengan menggunakan pesawat baru pada Minggu, 6 Maret 2022 pukul 3 pagi waktu setempat. 

Sebelumnya, dalam acara Partai Republik di New Orleans Donald Trump menyampaikan pidato yang dinilai mengerikan dan aneh selama 84 menit. 

Dalam pidato tersebut, Donald Trump meminta militer AS harus memasang bendera China pada pesawat tempur jet F-22 untuk mengebom Rusia sebagai balasan atas serangan mereka ke Ukraina. 

Baca Juga: Amerika Serikat Prihatin dengan Penemuan Program Biologis Dekat Perbatasan Rusia

“Pesawat tempur AS harus dipasangi bendera China untuk mengebom Rusia, nantinya mereka akan saling tuduh dan mulai berperang satu sama lain,” katanya, dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari the Guardian, Kamis, 10 Maret 2022. 

Donald Trump juga mengatakan bahwa peluang dirinya untuk memenangkan Pemilihan Presiden AS pada 2024 mendatang sangatlah terbuka lebar. 

“Kami melihatnya dengan sangat, sangat kuat. Kita harus melakukannya. Kita harus melakukannya,” katanya. 

Donald Trump diketahui akan terbang menggunakan pesawat lagi pada Sabtu, 12 Maret 2022 mendatang. 

Trump diketahui akan menghadiri rapat umum Partai Republik di Florence, Carolina Selatan, bersama dengan Gubernur Henry McMaster dan kandidat kongres Russell Fry dan Katie Arrington.***

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: The Guardian


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah