Peringati 76 Tahun Bom Hiroshima-Nagasaki, Wali Kota Nagasaki Desak AS dan Rusia Hilangkan Senjata Nuklir

- 10 Agustus 2021, 14:11 WIB
Wali Kota Hiroshima mendesak AS dan Rusia menghilangkan senjata nuklir, peringati 76 tahun tragedi bom Hiroshima-Nagasaki.
Wali Kota Hiroshima mendesak AS dan Rusia menghilangkan senjata nuklir, peringati 76 tahun tragedi bom Hiroshima-Nagasaki. /Reuters

PR BEKASI - Wali kota Nagasaki peringati 76 tahun pengeboman Hiroshima Nagasaki oleh Amerika Serikat (AS) pada tahun 1945.

Tomihisa Taue selaku walikota Nagasaki melalui pidatonya meminta Amerika Serikat (AS) dan Rusia untuk melakukan sesuatu yang lebih untuk menghilangkan senjata nuklir.

Amerika Serikat (AS) dan Rusia yang memiliki persenjataan terbesar diharapkan dapat berbuat lebih banyak untuk melucuti senjata nuklir.

Baca Juga: Seperti Hiroshima, Gempa 6,3 Magnitudo Guncang Kroasia, Walikota: Separuh Kota Sudah Tidak Ada

Dalam pidato yang disampaikan di Taman Perdamaian Nagasaki, walikota juga mendesak pemerintah Jepang untuk memimpin terciptanya zona bebas nuklir di Asia Timur Laut, dan tidak lagi bernaung di bawah Amerika Serikat.

"Tolong lihat dalam membangun zona bebas senjata nuklir di Asia Timur Laut yang akan menciptakan 'payung non-nuklir' dibandingkan 'payung nuklir' dan menjadi langkah menuju dunia yang bebas dari senjata nuklir," tutur Tomihia Taue dikutip PikiranRakyat-Bekasi.com dari APNews pada Selasa, 10 Agustus 2021.

Peringatan 76 tahun bom Hiroshima Nagasaki itu juga diadakan prosesi mengheningkan cipta selama satu menit untuk menghormati lebih dari 70.000 korban yang tewas.

Baca Juga: Tak Menyangka, Gubernur Beirut: Ledakan Ini Ingatkan Saya pada Peristiwa di Hiroshima dan Nagasaki

Mengheningkan cipta dilakukan tepat pukul 11:02 waktu setempat, saat bom B-29 jatuh di Nagasaki di tahun 1945 silam.

Walikota Nagasaki juga meminta pemerintah dan anggota parlemen Jepan untuk segera menandatangani Traktat Pelarangan Senjata Nuklir 2017 yang mulai berlaku pada bulan Januari.

Pengeboman Nagasaki terjadi pada tanggal 9 Agustus 1945 oleh Amerika Serikat, tiga hari sebelumnya tepatnya 6 Agustus 1945 kota Hiroshima lebih dahulu di bom, menewaskan 140.000 orang.

Baca Juga: 'Diledek' Inggris, Rusia Siaga Satu dengan Gelar Latihan Tembakan Bom di Laut Hitam

Bom di Hiroshima dan Nagasaki memiliki kaitan cukup erat dengan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Setelah Amerika Serikat (AS) mengebom Hiroshima dan Nagasaki 6-9 Agustus 1945, sehingga tanggal 15 Agustus 1945 akhirnya Jepang menyerah, mengakhiri Perang Dunia II.

Kekalahan Jepang dari Amerika Serikat (AS) membuat Jepan angkat kaki dari Indonesia, dan akhirnya Indonesia dapat mendeklarasikan kemerdekaan dua hari setelahnya.***

Editor: Elfrida Chania S

Sumber: AP News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah