Video Viral Warga Tiongkok Korban Virus Corona Ditembak Massal, Cek Faktanya

- 19 Februari 2020, 14:48 WIB
TENAGA medis membawa pasien virus corona. Selain menewaskan ribuan orang, virus corona juga membuat Tiongkok krisis darah.* AFP

PIKIRAN RAKYAT - Beredar video di media sosial yang diklaim sebagai video penembakan massal terhadap warga Wuhan yang terinfeksi virus corona baru, Covid-19.

Video berdurasi 57 detik itu dibuka dengan cuplikan yang memperlihatkan tiga pria berdiri berpakaian pelindung yang membawa senjata api, kemudian pria tersebut memasuki lorong apartemen.

Dikutip oleh Pikiranrakyat-bekasi.com dari akun Twitter Jabar Saber Hoaks, menurut tim cek fakta Tempo dengan menggunakan tools InVID untuk memfragmentasi video unggahan akun Puri Awaniez tersebut menjadi beberapa gambar. Dari sejumlah potongan gambar itu, ditemukan bahwa video tersebut hasil dari sebuah gabungan.

Video tersebut hasil dari gabungan tiga video berbeda yang diambil dalam waktu yang berbeda pula.

Baca Juga: Miliki Benjolan di Kepala, Bayi Perempuan Asal Subang Dilarikan ke RS Al Ihsan 

loading...

Dikutip dari Jabar Saber Hoaks, detik pertama hingga detik 20, misinformasi mengenai video tiga pria yang memegang senjata itu pertama kali beredar pada 1 Februari 2020. Salah satu akun yang meMbagiknnya adalah @lym104_hker.

Selanjutnya, oleh akun ini, video tersebut diberi narasi ‘Somewhere in Wuhan, three unkown people are wearing protective clothing but holding guns’.

Faktanya, tiga pria itu adalah seorang polisi. Namun, ketiganya tidak sedang berada di Wuhan. Hal tersebut diketahui melalui nomor yang tertera di badan mobil, yakni G1796. Diketahui mobil tersebut adalah mobil milik biro kepolisian Kota Yiwu, Provinsi Zhejiang, Tiongkok bagian timur.

Diketahui, ketiga polisi itu tidak melakukan penembakan massal terhadap warga yang terkena virus corona.

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X