Minta Pigai dan Masyarakat Papua Maafkan Ambroncius, Refly Harun: Saya Yakin Dia Tak Bermaksud Menghina

- 26 Januari 2021, 14:44 WIB
Mantan Ketua Tim Anti Mafia Mahkamah Konstitusi, Refly Harun.
Mantan Ketua Tim Anti Mafia Mahkamah Konstitusi, Refly Harun. /YouTube Refly Harun

"Saya sangat lega, ada baiknya memang tradisi minta maaf itu kita tetap lihat pelihara dan mudah--mudahan Natalius Pigai dan masyarakat Papua ada kelapangan hati untuk memaafkan," tuturnya.

Baca Juga: Usai Suntikan Pertama Vaksin dengan Pfizer, Kasus Infeksi Covid-19 di Israel Turun 60 Persen

Refly Harun berharap, kejadian ini bisa menjadi titik terang untuk rekonsiliasi antara dua pihak yang selama ini selalu bersebrangan seperti cebong dan kadrun.

"Khususnya mereka yang mendukung pemerintahan Jokowi yang kadang-kadang saya katakan, menghantam orang siapa pun yang mengkritik pemerintahan Jokowi, seolah-olah pemerintahan ini tidak boleh dikritik," ucapnya.

"Padahal kritik itu adalah peran warga negara, jadi peran warga negara untuk menyampaikan kritik, tetapi minta maaf dan memaafkan itu sendiri lebih baik," ucapnya.

Dia menyampaikan hal tersebut lantaran belakangan dirasakannya terdapat orang-orang di masyarakat yang spesial dalam melaporkan orang-orang yang dianggap berseberangan dengan rezim Jokowi.

Baca Juga: Dihujat Warganet karena Mengaku Ustaz, Aldi Taher: Suka-suka Saya dong, yang Penting Tidak Merugikan

"Yang dianggap berseberangan dengan rezim pemerintahan Jokowi dibareskrimkan semua, dipidanakan semua, nah ini gejala yang tidak sehat," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Ambroncius mengaku siap bertanggung jawab secara hukum atas tindakan rasial yang dilakukan kepada Pigai dan tidak akan lari jika kasus tersebut diusut aparat penegak hukum.

"Saya akan bertanggung jawab bila saudara NP ingin menggugat saya secara hukum saya tidak akan lari. Saya tetap bertanggung jawab terhadap saudara NP bila saya dianggap salah dan melamggar hukum," ucapnya.

Halaman:

Editor: Puji Fauziah

Sumber: YouTube Refly Harun


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah