Soal Olivia Nathania Ditahan, Farhat Abbas Minta Pelapor Diproses Juga

- 14 November 2021, 15:41 WIB
Farhat Abbas meminta pihak kepolisian agar memproses pihak pelapor yakni gurunya Olivia Nathania, Agustin dan Karnu.
Farhat Abbas meminta pihak kepolisian agar memproses pihak pelapor yakni gurunya Olivia Nathania, Agustin dan Karnu. /Instagram.com/@farhatabbasofficial

PR BEKASI - Kasus penipuan rekruitmen CPNS yang melibatkan anak Nia Daniaty, Olivia Nathania terus berlanjut.

Belum lama ini Olivia Nathania telah ditetapkan sebagai tersangka.

Olivia Nathania ditetapkan sebagai tersangka pada 9 November 2021, atas kasus dugaan penipuan CPNS Pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

Baca Juga: Tegangnya Ikatan Cinta 14 November 2021: Rendy Bertemu Jessica, Jessica Sembuh dan Mereka Kembali Bersama?

Olivia Nathania ditahan di Polda Metro selama proses 20 hari ke depan.

Terkait itu ayah sambung Olivia Nathania Farhat Abbas membeberkan kasus yang melibatkan anaknya Olivia Nathania.

Farhat Abbas menyebut ditahannya Olivia Nathania merupakan suatu proses hukum, dimana proses tersebut harus diikuti.

Baca Juga: Lirik Lagu All Too Well dari Taylor Swift, Terinspirasi Kenangan Sang Mantan Jake Gyllenhaal

Dikutip PikiranRakyat-Bekasi.com dari tayangan YouTube Hitz Infotainment, Minggu, 14 November 2021, Farhat Abbas meminta pihak kepolisian agar memproses pihak pelapor juga.

Farhat Abbas menjelaskan, polisi menahan Olivia Nathania sesuai dengan aturan, dimana tersangka agar tidak menghilangkan barang bukti, tidak menghambat proses dan tidak melarikan diri.

"Kita ikuti proses, kan ada tim pengacara saya rasa selalu mendampingi," kata Farhat Abbas.

Baca Juga: Ria Ricis Kaget WO Taruh Kotak Sumbangan Amplop di Acara Pernikahannya, Istri Teuku Ryan: Takut Ngerepotin

Selain itu Farhat Abbas juga meminta kepada pihak kepolisian agar memproses pelapor yakni Gurunya Olivia Nathania, Agustin dan Karnu.

Menurut Farhat Abbas Agustin dan Karnu merupakan bagian dari kasus penipuan CPNS.

Pasalnya, menurut Farhat Abbas, Agustin dan Karnu jelas-jelas mengumpulkan orang-orang yang akan mendaftarkan sebagai CPNS.

Baca Juga: Detik-detik Mobil Tertimpa Pohon Besar di Solo, Sudah Diperingati Namun Tetap Ngeyel Melaju

"Saya inginkan polisi, menyelidiki ini sampai tuntas, termasuk gurunya yang mengumpulkan orang-orang sampai dua ratus lebih, dengan kerugian katanya sembilan miliar," kata Farhat Abbas.

"Berarti patut diduga, bahwa upaya suap menyuap itu terjadi,"sambungnya.

Farhat Abbas meminta Agustin dan Karnu diproses saja walaupun tanpa adanya laporan.***

Editor: Asytari Fauziah

Sumber: Youtube Hitz Infotaiment


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah