WHO Peringatkan Gelombang Varian Delta Akan Sapu Benua Eropa

- 2 Juli 2021, 16:01 WIB
Seorang pria memakai masker tampak melewati papan peringatan Covid-19.
Seorang pria memakai masker tampak melewati papan peringatan Covid-19. /Andrew Boyers/REUTERS

PR BEKASI - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan bahwa di benua Eropa dapat terjadi gelombang baru virus Covid-19 pada musim gugur.

Hans Kluge mengatakan bahwa melonggarkan pembatasan di banyak negara akan meningkatkan risiko infeksi Covid-19.

Selain itu, dengan meningkatkan aktivitas perjalanan juga akan meningkatkan risiko terinfeksinya Covid-19, dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari Daily Sabah pada Sabtu, 2 Juli 2021.

Baca Juga: Review One Piece Chapter 1018: Jinbei Kalahkan Who's Who dan Munculnya Dewa Matahari Bernama Nika

Setelah 10 minggu penurunan, jumlah masyarakat yang terinfeksi Covid-19 di Eropa naik lagi sebesar 10 persen pada minggu lalu.

Hal ini terjadi karena latar belakang penyebaran yang lebih cepat dari varian delta.

Varian baru delta yang berasal dari India juga dianggap sangat cepat dalam penularannya.

Baca Juga: Alasan Shanks Curi Gomu Gomu no Mi dari Who's Who 12 Tahun Silam, Wasiat Langsung dari Gol D. Roger?

"Varian baru delta telah menyalip varian alfa dengan sangat cepat melalui pengenalan yang berulang-ulang," kata Kluge

Dia mengatakan bahwa meskipun ada upaya yang dilakukan oleh negara-negara anggota, jika tidak divaksinasi tetap berisiko tertular Covid-19.

Hal ini juga terjadi dalam konteks situasi yang berkembang dalam varian baru delta.

Baca Juga: WHO Temukan Masalah pada Pabrik Produksi Vaksin Covid-19 Sputnik V di Rusia

Selain itu Kluge juga mengatakan bahwa pada Agustus mendatang, bentuk ini akan dominan di kawasan Eropa.

Bahkan pada saat itu, masyarakat tidak akan sepenuhnya divaksinasi. Oleh karena itu, ada risiko gelombang baru.

Dengan adanya varian baru delta, juga dapat meningkatkan kasus kematian.

Baca Juga: WHO Sebut Varian Delta Covid-19 dari India Akan Jadi Varian Dominan

Kluge mengatakan bahwa semakin lambat dalam vaksinasi, maka semakin banyak juga varian yang akan muncul.

Dia juga mengimbau agar semua orang yang sekarang ingin menghadiri pertandingan sepak bola agar mempertimbangkan risiko penularan.

Tidak hanya itu bagi masyarakat yang merencanakan perjalanan liburan juga harus mempertimbangkan risiko dengan hati-hati dan juga melindungi diri mereka sendiri.***

Editor: Ikbal Tawakal

Sumber: Daily Sabah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x