65 Orang Meninggal Akibat Kebakaran Hutan di Aljazair, Presiden Umumkan 3 Hari Berkabung Nasional

- 12 Agustus 2021, 11:06 WIB
Presiden Aljazair umumkan 3 hari berkabung nasional untuk atas peristiwa kebakaran hutan yang menewaskan 65 orang.
Presiden Aljazair umumkan 3 hari berkabung nasional untuk atas peristiwa kebakaran hutan yang menewaskan 65 orang. /Reuters

 

PR BEKASI - Sejumlah negara di mediterania mengalami kebakaran hutan dan lahan, salah yang terparah adalah Aljazair.

Pemerintah Aljazair mengerahkan tentara untuk membantu memadamkan api yang membakar sejumlah hutan dan lahan di bagian utara Aljazair.

Dikutip PikrianRakyat-Bekasi.com dari Reuters pada Kamis, 12 Agustus 2021, sedikitnya 65 orang meninggal dunia akibat kebakaran hutan di Aljazair, dan 28 di antaranya merupakan seorang tentara.

Selain hutan, kebakaran juga melanda perumahan warga. Daerah paling parah yang terkena kebakaran adalah Tizi Ouzou, dan Kabylie.

Baca Juga: Menteri Dalam Negeri Aljazair Sebut Kebakaran Hutan di Tizi-Ouzou Berasal dari Kriminal

Penduduk yang rumahnya mengalami kebakaran harus mengungsi ke sejumlah hotel, hostel, dan gedung-gedung universitas.

Akibat kebakaran hutan yang melanda, Presiden Aljazair, Abdelmadjid Tebboune mengumumkan tiga hari sebagai hari berkabung nasional untuk mengenang jasa orang-orang yang meninggal.

Dari Turki hingga Tunisia, negara-negara mediterania mengalami kebakaran hutan
akibat suhu tinggi di musim kemarau.

Seperti di Yunani, pemerintah harus mengevakuasi 20 desa di Peloponnese agar terhindar dari kobaran api. Yunani mengerahkan 580 petugas untuk memadamkan api.

Baca Juga: Kebakaran Terburuk di Yunani, Kobaran Api Rusak Pulau Evia dan Ribuan Orang Terpaksa Dievakuasi

Kemudian di selatan Italia, ribuan hutan terbakar dengan rekor suhu api paling panas di atas 40 derajat celcius, diperburuk dengan angin kencang yang memperlebar lidah api.

Hal serupa terjadi di ibukota negara Tunisia, Tunis yang mencatat suhu tertinggi mencapai 49 derajat celcius.

Selain itu Turki juga mengalami kebakaran hutan hebat, menghanguskan puluhan ribu hektar hutan.

Tidak hanya di daerah mediterania, kebakaran hutan juga melanda California yang mengalami kebakaran hutan terparah kedua dalam sejarah. Hampir 500.000 hektar hutan terbakar di California.

Panel iklim dunia di PBB mengatakan bahwa kebakaran hutan yang terjadi di sejumlah negara merupakan akibat dari perubahan iklim. Jumlah gas rumah kaca di atmosfer bumi cukup tinggi sehingga iklim bumi lebih panas.***

Editor: Rinrin Rindawati

Sumber: Reuters


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah