Indonesia Diduga Sembunyikan Jumlah Kasus Sebenarnya Pasien Virus Corona

- 8 April 2020, 07:16 WIB
PETUGAS kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin 23 Maret 2020.*

PIKIRAN RAKYAT – Sejumlah pihak khususnya dunia internasional menduga Indonesia tidak mengeluarkan data sebaran kasus Virus Corona yang sebenarnya.

Dunia internasional meragukan data yang dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona di Indonesia.

Sementara itu, Anggota DPR RI Achmad Harisz Tohir juga mengatakan mungkin saja pemerintah menyembunyikan sebagian data pasien yang dinyatakan positif.

Baca Juga: Sempat Kabur dan Kini Kembali, PDP di Pamekasan Negatif Virus Corona

Bahkan Achmad menilai kemungkinan jumlah ODP dan PDP di Indonesia lebih banyak dari yang diungkap Achmad Yurianto.

Australia menduga Indonesia melakukan under-reporting atas jumlah pasien yang terjangkit COVID-19. Apa yang dilaporkan lebih sedikit dari kenyataan. Australia pun menyetop penerbangan Bali-Australia dan melarang warganya berkunjung ke Bali. Pemerintah perlu menjelaskan hal ini kepada publik,” tuturnya seperti dikutip Pikiranrakyat-bekasi.com dari situs resmi DPR RI.

Kritik tajam juga dilontarkan oleh sutradara asal Kanda Daniel Ziv kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang memamerkan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh kepada publik.

Baca Juga: Betah di Rumah Lawan Corona, Diet Sederhana Kaya Manfaat

“Ke depannya segala ucapan otoritas kesehatan Indonesia harus diungkapkan dengan lebih berhati-hati,” tulis Daniel dalam akun Twitter miliknya.

Tidak hanya tudingan dalam negeri, seorang guru besar di Universitas Essex di Inggris juga menuding Pemerintah Indonesia hanya melakukan tes virus corona kepada 2.000 orang saja dari keseluruhan warganya yang mencapai 270 juta jiwa.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: DPR


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X