Sindir Kebebasan Perancis atas Penghinaan Agama, Fadli Zon: Vladimir Putin Memang Pemimpin Hebat

- 18 Desember 2020, 22:10 WIB
Politisi Partai Gerindra Fadli Zon memuji Vladimir Putin sebagai pemimpin yang hebat.
Politisi Partai Gerindra Fadli Zon memuji Vladimir Putin sebagai pemimpin yang hebat. /DPR RI/dpr.go.id

Sebelumnya, Vladimir Putin dalam konferensi pers akhir tahun ini, sempat menyindir kebebasan berpendapat di  dunia barat yang menurutnya dilakukan dengan cara tidak adil dan sepihak.

Ungkapan itu diduga terkait dengan kebebasan pada kasus penerbitan kartun Nabi Muhammad SAW oleh majalah Charlie Hebdo di Prancis yang dianggap sebagai bentuk kebebasan bersuara atau berekspresi.

“Dimana batas kebebasan yang satu dengan kebebasan yang lain?” kata Putin.

Sementara menurutnya yang terjadi adalah ketika seseorang melakukan kebebasan, namun justru kebebasan orang lain harus berakhir. 

Baca Juga: Sindir Kebebasan Prancis, Vladimir Putin Anggap Multikulturalisme Barat Telah Gagal

Dicontohkan oleh Putin bahwa ketika seseorang telah menghina agama dan melukai perasaan orang lain, hal itu akan mendatangkan tanggapan atau reaksi. Namun tanggapan tersebut justru tidak diperbolehkan dan ditentang.

“Bertindak sembarangan, menghina hak dan perasaan orang beragama, harus selalu ingat akan ada reaksi balik yang tak terhindarkan. Tapi, di sisi lain, ini tidak boleh agresif," kata Vladimir Putin.

Sebab ingin memastikan bentuk penghinaan agama tidak terjadi, diketahui pada pekan lalu, Vladimir Putin menginstruksikan kementerian luar negeri Rusia untuk mengadakan diskusi bersama organisasi internasional.

Diskusi tersebut untuk membicarakan masalah seputar penghinaan terhadap keyakinan umat beragama yang dapat memicu kebencian dan konflik antaragama.***

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: RT.com


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah