Buya Yahya Beri Penjelasan Mengenai Cara Mendapat Pahala Haji dan Umroh Tanpa ke Mekkah

23 Juni 2022, 21:30 WIB
Buya Yahya menjelaskan bagaimana cara mendapatkan pahala setara dengan haji dan umroh tanpa harus ke Mekkah. /Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

PR BEKASI – Dalam sebuat ceramah, Buya Yahya mendapat pertanyaan dari jamaahnya mengenai pahala haji dan umroh.

Bisakah memperoleh pahala haji dan umroh tanpa harus pergi ke Mekkah?.

Bagaimana caranya agar mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umroh jika tidak mampu ke Mekkah?.

Baca Juga: Paul Pogba Akan Kembali ke Klub Lama seperti Lukaku?

Pertanyaan tersebut datang dari hadits yang menyatakan bahwa seseorang yang sholat subuh di masjid lalu bertahan hingga waktu dhuha akan mendapatkan pahala seperti orang yang melakukan umroh.

Dalam kesempatan tersebut, Buya Yahya menjawab dengan jawaban yang mudah dimengerti bagaimana cara mendapatkan pahala haji dan umroh tanpa harus ke Mekkah.

Dikutip PikiranRakyat-Bekasi.com dari akun YouTube Al-Bahjah TV pada 9 Maret 2022, jamaah tersebut menanyakan apakah hadits tersebut sahih atau benar adanya?.

Baca Juga: Latihan Perdana Bersama Persija Jakarta, Ondrej Kudela Langsung Akrab dengan Pemain Lain

Kemudian, Buya Yahya menyatakan bahwa hadits tersebut memang berstatus sahih dan benar adanya, meskipun ada perbedaan pendapat di antara para ulama.

Tapi sebagian besar para ulama menganggap hadits tersebut sahih.

Bunyi hadits tersebut kurang lebih antara lain: "Barang siapa yang sholat subuh di masjid dengan berjamaah, kemudian dia duduk di tempatnya seraya berdzikir kepada Allah sampai matahari terbit, lalu dia sholat dua rakaat, maka dia mendapat pahala haji dan umroh sempurna."

Baca Juga: Sosok yang Akan Berkolaborasi dengan B.I Nyanyikan Lullaby Adalah Chuu LOONA, Benarkah?

Menurut jumhur ulama, sholat dua rakaat yang dimaksud dalam hadits tersebut adalah sholat dhuha.

Meskipun ada kaidah yang menyebutkan semua sholat sunnah lebih baik dikerjakan di rumah, namun terkecuali bagi orang yang sholat dhuha yang waktu subuhnya di masjid.

Namun, ada sebagian ulama yang menyebutkan bahwa sholat yang dimaksud dalam hadits adalah sholat isyroq atau waktu terbitnya matahari.

Baca Juga: Nathalie Holscher Buka Suara Soal Konflik dengan Putri Delina dan Hubungannya Bersama Sule

Meskipun demikian, selesai sholat isyroq lebih utama lagi dilanjutkan dengan sholat dhuha.

Namun, pendapat yang paling banyak dan terkenal dari para ulama menyebutkan bahwa itu adalah sholat dhuha.

Jadi jika melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid, tunggulah sampai matahari terbit lalu melangsungkan sholat dhuha minimal dua rakaat.

Baca Juga: Mengenang Perjalanan Rima Melati, Aktris Senior yang Memiliki Banyak Karya

Dengan melaksanakan ibadah tersebut, muslim tersebut akan mendapatkan pahala seperti orang yang melakukan haji dan umroh.

Wallahualam.***

Editor: Thytha Surya Swastika

Sumber: YouTube Al Bahjah TV

Tags

Terkini

Terpopuler