Bikin Warga Malaysia Batal Puasa Berjamaah karena Siarkan Azan Magrib Lebih Awal, Sang Penyiar Buka Suara

- 5 April 2022, 18:46 WIB
Seorang penyiar radio di Malaysia meminta maaf karena telah menyiarkan kumandang azan magrib lebih awal hingga menyebabkan banyak orang batal puasa berjamaah.
Seorang penyiar radio di Malaysia meminta maaf karena telah menyiarkan kumandang azan magrib lebih awal hingga menyebabkan banyak orang batal puasa berjamaah. /Facebook Mohd Safwan

PR BEKASI – Azan magrib merupakan waktu yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim selama bulan suci Ramadhan.

Pasalnya azan magrib merupakan penanda berbuka setelah selama pagi hingga sore hari menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Namun, bagaimana bila azan yang Anda dengar tersebut ternyata salah waktu dikumandangkannya saat anda telah membatalkan puasa?

Hal tersebut seperti yang dialami oleh umat Muslim di Tawau, Sabah, Malaysia pada Senin, 4 April 2022 kemarin.

Baca Juga: Aktor X-Men Pemeran Cyclops Buka Suara soal Isu Keterlibatannya di Doctor Strange 2

Diketahui, warga Malaysia di kota tersebut dibuat batal puasa berjamaah setelah radio setempat memutar kumandang azan magrib lebih awal dari jadwal yang telah ditentukan.

Menyadari kesalahannya, penyiar radio tawau FM, Mohd Safwan bin Juni menyampaikan permintaan maafnya lewat akun Facebook pribadinya.

Dirinya mengaku telah keliru memutar kumandang azan magrib lebih awal empat menit dari jadwal yang telah ditentukan.

Setelah tersadar melakukan kesalahan tersebut dirinya kemudian kembali memutar kumandang azan magrib untuk kedua kalinya.

Diketahui, kumandang azan magrib pertama diputar oleh radio Tawau FM pada pukul 6.16 sore waktu malaysia.

Baca Juga: Pemerintah Bakal Kucurkan BSU untuk Pekerja Bergaji di Bawah Rp3 Juta, Kapan Cair?

Sementara azan magrib kedua diputar pada pukul 6.20 sore waktu Malaysia yang merupakan jadwal sesungguhnya.

Saya, Mohd. Safwan bin Junit, penyiar radio Tawau FM yang bertugas semalam mengakui telah melakukan kesalah teknis dengan menyiarkan azan magrib sebanyak dua kali, yaitu sekitar 6.16 sore dan yang kedua pada 6.20 sore,” katanya,

Kumandang azan magrib yang seharusnya disiarkan pada pukul 6.20 sore telah dikumandangkan lebih awal dari waktunya, ini menyebabkan sebagian besar warga Tawau secara tidak sengaja telah berbuka puasa lebih awal,” tambahnya.

Penyiar radio tersebut meminta maaf kepada seluruh warga Tawau atas kesalahannya yang menyebabkan mereka batal puasa berjamaah empat menit sebelum waktu berbuka tiba.

Baca Juga: Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Bekasi untuk Periode 4- 9 April 2022

Hal ini disebabkan oleh kesalahan teknis dan diri saya sendiri. Oleh itu, saya dengan rendah diri, secara pribadi, memohon maaf kepada warga Tawau akibat masalah ini,” katanya dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari Utusan, Selasa, 5 April 2022.

Dirinya memperjelas bahwa kesalahan ini bukan dilakukan oleh pihak stasiun radio, melainkan akibat dirinya sendiri

"Mengulas lanjut, dia turut mengakui kesilapan sendiri dan bukan daripada pihak Radio Televisyen Malaysia (RTM) Tawau dan Tawau FM. Kesalahan ini diakibatkan oleh kesalahan yang dilakukan oleh diri saya sendiri dan bukan akibat RTM Tawau atau Tawau FM,” katanya.

Yang baik datangnya dari Allah, dan yang kurang itu datangnya dari diri saya sendiri,” tutupnya.***

Editor: Nopsi Marga


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah