Hampir Senada dengan Anies Baswedan, Erick Thohir Berlakukan Operasi Yustisi Mulai 14 September 2020

11 September 2020, 18:22 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. / ANTARA/Dokumentasi Kementerian BUMN/ANTARA/Dokumentasi Kementerian BUMN

PR BEKASI - Angka kasus positif Covid-19 di Indonesia semakin meningkat, terutama di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menerapkan PSBB Total di ibu kota pada Senin, 14 September 2020.

Selain pengambilan langkah tersebut, Menteri BUMN sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir pun akan mulai menjalankan operasi yustisi pada Senin pekan depan atau 14 September 2020, di seluruh wilayah Indonesia.

Pelaksanaan operasi yustisi ini merupakan hasil rapat koordinasi antara Komite PCPEN dengan delapan gubernur, salah satunya dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Baca Juga: Promosikan Aturan Physical Distancing, Legoland Atur Miniatur Legonya Berjarak 15 Cm

Operasi yustisi adalah operasi yang mengetatkan kedisiplinan masyarakat.

Dengan dijalankannya operasi yustisi ini, pemerintah berharap masyarakat akan lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

"Operasi yustisi kita akan mulai jalankan pada Senin depan dan tentu dalam waktu sepekan akan ditingkatkan lagi pendisiplinannya," ujar Erick Thohir dalam orasi ilmiah di Universitas Padjadjaran (UNPAD), Bandung, Jumat, 11 September 2020, seperti dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari Antara.

Baca Juga: Sertifikasi Dai Masih Menuai Polemik, BNSP: Sertifikasi Hal yang Lazim di Dunia Profesi

Menurut Erick, operasi tersebut merupakan salah satu bagian dari Program Indonesia Sehat yang diluncurkan Komite PCPEN yakni sosialisasi perubahan perilaku secara luas, melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan komunitas masyarakat.

Dalam pelaksanaan operasi yustisi tersebut, Komite PCPEN akan bekerja sama dengan TNI-Polri, dengan didukung oleh semua pemerintah daerah sehingga tidak ada kesan bahwa seolah-olah kebijakan ini bersifat represif atau menekan.

"Karena itu kita luncurkan bersama TNI-Polri. Kita tidak mau ada kesan seakan-akan represif, apalagi ada Instruksi Presiden. Tetapi ini tidak lain kita mau sosialisasikan. Peningkatan disiplin masyarakat harus terjadi," kata Erick.

Baca Juga: Ingatkan Para Calon Kepala Daerah Terkait Covid-19, ErickThohir: Jangan hanya Bicara Sukses Pilkada

Menurut Erick, operasi yustisi ini sesuai dengan Instruksi Presiden yang telah dikeluarkan, di mana pemerintah berupaya untuk mensosialisasikan dan juga meningkatkan kedisiplinan masyarakat, terutama dalam menjalankan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19.

Erick mengaku pelaksanaan operasi tersebut memang tidak akan mudah, tapi dia berharap masyarakat akan ikut membantu.

"Hal ini memang tidak mudah, tapi saya yakini hal tersebut akan berjalan bila masyarakat mau menjadi bagian. Kita harus bersama-sama mensukseskan program daripada sosialisasi dan pendisiplinan ini." ujar Erick.***

Editor: Ikbal Tawakal

Sumber: Permenpan RB

Tags

Terkini

Terpopuler