Pengamat Teroris Sebut Zakiah Aini Mungkin Dihipnotis, Refly Harun: Kenapa Ditembak Mati?

- 2 April 2021, 12:38 WIB
Pakar hukum tata negara Refly Harun (kanan) yang menyayangkan tindakan yang diambil pihak kepolisian untuk menembak mati Zakiah Aini.
Pakar hukum tata negara Refly Harun (kanan) yang menyayangkan tindakan yang diambil pihak kepolisian untuk menembak mati Zakiah Aini. /Kolase foto dari Instagram @zakiah_aini dan YouTube Refly Harun

PR BEKASI - Pengamat terorisme dari Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya mencurigai Zakiah Aini yang nekat menyerang Mabes Polri sendirian bukanlah teroris, tetapi korban hipnotis.

Harits menduga wanita ini dimungkinkan sedang dibawah kendali hipnotis.

"Sekarang bisa saja wanita yang dalam kondisi labil, marah dan semacamnya di kooptasi di bawah kendali hipnotis atau obat-obatan dan kemudian disuruh melakukan sesuatu yang di luar kesadaran dirinya," ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, pakar hukum tata negara Refly Harun menyayangkan kejadian tersebut, kenapa pihak kepolisian harus menembak mati Zakiah Aini.

Baca Juga: Zakiah Aini Ditembak Mati di Mabes Polri, Haris Azhar: Apa Polisi yang Jaga Ngerti Cara Tangani Teroris?

Baca Juga: KPK Hentikan Kasus Korupsi BLBI, Pakar Hukum Tata Negara Beri Sindiran Menohok

Baca Juga: Tingkatkan Pengamanan Pasca-teror di Gereja Katedral dan Mabes Polri, TNI Turun Tangan Jaga Objek Vital

"Saya pun menyayangkannya ya kenapa ditembak mati, terlalu mudah membunuh atau menembak mati seseorang di negeri ini," tuturnya seperti dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari kanal YouTube Refly Harun, Jumat, 2 April 2021.

Dirinya juga mengatakan betapa murahnya nyawa di negeri ini dan hanya dibalas dengan sebuah konferensi pers.

Halaman:

Editor: Puji Fauziah

Sumber: YouTube


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah