Besok Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Akan Rasakan Suhu Lebih Dingin Akibat Bumi Menjauh dari Matahari

- 3 Juli 2020, 21:21 WIB
Ilustrasi Matahari yang akan berada di posisi apogee dari bumi pada Sabtu, 4 Juli 2020.* //Pixabay

PR DEPOK - Masyarakat yang berada di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara akan merasakan suhu lebih dingin dari biasanya pada Sabtu, 4 Juli 2020.

Namun secara umum penurunan suhu di tiga wilayah tersebut juga telah terjadi belakangan ini setiap pagi hari dan diprediksi terjadi sampai Agustus 2020.

Lapan menyebut fenomena alam tersebut biasa terjadi pada musim kemarau. Selain itu, Lapan juga mengatakan bahwa besok, Sabtu, 4 Juli 2020, posisi bumi akan berada di titik terjauh dari matahari yang disebut dengan fenomena Aphelion.

Baca Juga: Oknum Pegawai Starbuck Diamankan Kepolisian, Polisi: Pelaku Mengaku Kenal dan Suka kepada Korban 

Meski dampaknya tidak signifikan, namun mengingat posisi Matahari saat ini berada di belahan bumi Utara maka wilayah Indonesia terutama di tiga pulau tersebut yang terletak di selatan khatulistiwa akan mengalami suhu yang lebih dingin di pagi hari dibanding biasanya.

loading...

Peristiwa aphelion terjadi karena orbit bumi tidak sepenuhnya lingkaran sempurna melainkan berbentuk elips dengan kelonjongan bentuk sekitar 1/60.

Akibatnya, posisi bumi terhadap matahari akan berada di dua titik ekstrem yakni di posisi terdekat dan terjauh dari matahari.

Posisi Bumi yang akan berada pada jarak terdekat dengan Matahari disebut perihelion terjadi di setiap Januari. Sementara jarak terjauh bumi dari Matahari disebut sebagai aphelion umum terjadi setiap bulan Juli.

Baca Juga: Mulai 6 Juli 2020, Pengemudi Ojol di Bogor Resmi Diizinkan Kembali Bawa Penumpang 

Halaman:

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: Lapan.go.id


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X