Rawat Kerukunan Beragama di Tengah Moderasi, Jokowi: Hoaks dan Ujaran Kebencian Timbulkan Perpecahan

- 3 November 2020, 19:49 WIB
Presiden RI Joko Widodo.
Presiden RI Joko Widodo. /BPMI/Setpres/

Situasi seperti itu, menurutnya, dibutuhkan figur dan tokoh-tokoh agama yang mempersatukan, merangkul, serta piawai melunakkan perbedaan pilihan dan paham menjadi kekuatan sehingga umat tidak terjebak pada pandangan-pandangan yang ekstrem dan melegalkan kekerasan.

Jokowi berharap agar pertemuan penting dengan FKUB dapat melahirkan rumusan-rumusan visioner dan rencana-rencana program strategis untuk meneguhkan nilai-nilai moderasi.

Baca Juga: Diprediksi Ketat, Donald Trump dan Joe Biden Siapkan Amunisi untuk Pertempuran di Pengadilan

Selanjutnya, toleransi beragama serta menjadi ajang dialog atas berbagai permasalahan yang masih mengganjal dan menemukan jalan keluar yang konstruktif bagi kerukunan antarumat beragama di Indonesia

Menurutnya, kerukunan antarumat beragama tidak muncul secara tiba-tiba. Kerukunan itu merupakan hasil dari kesadaran bersama bahwa perpecahan dan egoisme golongan akan membawa kehancuran.

Presiden mengatakan bahwa kerukunan yang telah lama terbentuk tersebut merupakan hasil ikhtiar bersama untuk hidup saling menghormati dengan tidak memberi ruang bagi tumbuhnya rasa saling curiga dan berkembangnya benih-benih permusuhan yang pada akhirnya dapat memecah belah persatuan dan persaudaraan bangsa.

Baca Juga: Dibanjiri Komentar Warganet Usai Dikabarkan Menikah Baskara Mahendra, Sherina Munaf: Plot Twist

"Kebinekaan dalam masyarakat Indonesia merupakan anugerah dari Allah SWT. yang harus terus dijaga dan dipertahankan sebagai kekuatan bangsa Indonesia," ujarnya.

Di tengah dinamika sosial dan politik global, kemajemukan bangsa, termasuk keberagaman agama, tak menjadi penghalang bagi bangsa Indonesia untuk tetap hidup rukun, saling mengayomi, dan saling melindungi sebagai saudara sebangsa dan se-Tanah Air.

Atas dasar hal itu, Presiden menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi para penggerak dan aktivis kerukunan umat beragama yang dalam kesehariannya tak lelah untuk merawat kerukunan dan toleransi di tengah masyarakat.

Halaman:

Editor: Ikbal Tawakal

Sumber: Sekretariat Kabinet RI


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah